Pemerintah Kabupaten Purwakarta resmi memulai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) untuk Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (18/5). Dinas Pendidikan (Disdik) Purwakarta menyatakan pengawasan diperluas dengan melibatkan unsur lintas sektor, mulai dari tingkat desa hingga organisasi masyarakat, guna memastikan proses berjalan transparan dan meminimalkan polemik.
Menurut Disdik, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membangun sistem pendidikan yang lebih terbuka dan merata. Sosialisasi disebut telah dilakukan secara menyeluruh kepada berbagai pihak, baik internal sekolah maupun pemangku kepentingan eksternal. Selain itu, operator sekolah juga mengikuti pelatihan teknis penggunaan aplikasi SPMB untuk mengurangi potensi kendala selama pendaftaran.
Koordinasi pengawasan turut melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Inspektorat, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta DPRD Purwakarta. Pelibatan berbagai unsur ini ditujukan untuk memperkuat pengawasan sekaligus memastikan penerimaan siswa baru berlangsung objektif.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdik Kabupaten Purwakarta, Dede Supendi, mengatakan sosialisasi telah dilakukan sebelum tahapan SPMB dimulai. “Alhamdulillah, sebelum SPMB dimulai kami sudah melaksanakan sosialisasi secara masif kepada seluruh stakeholder, baik internal maupun eksternal. Begitu pula sosialisasi melalui media sosial yang terus kami optimalkan,” ujar Dede dalam keterangannya, Senin (18/5).
Dede menambahkan, keterlibatan berbagai elemen masyarakat diperlukan untuk mencegah kesalahpahaman maupun beredarnya informasi yang tidak benar terkait pelaksanaan SPMB. Ia menegaskan, keberhasilan SPMB tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah atau Disdik, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Disdik juga menerapkan pendekatan sosialisasi di tingkat desa dan kelurahan dengan melibatkan camat, kepala desa, lurah, pengurus PKK, hingga Dharma Wanita. Langkah ini ditempuh agar informasi penerimaan murid baru dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.
Adapun jadwal SPMB SD Tahun Ajaran 2026/2027 terbagi dalam beberapa jalur. Jalur afirmasi dibuka pada 18–20 Mei 2026, jalur mutasi pada 21–22 Mei 2026, dan jalur domisili berlangsung pada 25 Mei hingga 5 Juni 2026. Sementara itu, jalur mandiri untuk sekolah swasta dibuka mulai 18 Mei sampai 5 Juni 2026.
Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 30 Juni 2026. Setelah itu, proses daftar ulang peserta didik akan berlangsung pada 6–8 Juli 2026.