PT Vale Perkuat Kolaborasi dengan Media, Paparkan Perkembangan Proyek Nikel di Morowali

PT Vale Perkuat Kolaborasi dengan Media, Paparkan Perkembangan Proyek Nikel di Morowali

PT Vale Indonesia Tbk menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan keberlanjutan dengan memperkuat kolaborasi bersama media. Komitmen itu disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama jurnalis yang digelar di Morowali pada Rabu (11/3/2026) dan di Palu pada Kamis (12/3/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan melalui proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali tersebut menjadi ruang dialog antara perusahaan dan insan pers untuk membahas perkembangan proyek serta kebijakan keberlanjutan yang dijalankan di wilayah operasional.

Head of Bahodopi Operation PT Vale, Wafir, menyampaikan bahwa media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada publik. Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan.

“Kami percaya transparansi dan komunikasi terbuka adalah kunci membangun kepercayaan. Karena itu kami selalu terbuka untuk berdialog, menerima masukan, dan berdiskusi secara konstruktif,” kata Wafir.

Dalam pertemuan tersebut, PT Vale memaparkan perkembangan terbaru proyek IGP Morowali sepanjang 2025. Proyek yang disebut bernilai investasi sekitar US$2 miliar itu diklaim menunjukkan kemajuan signifikan.

Salah satu tonggak yang disampaikan adalah pengiriman perdana bijih nikel saprolit dari Blok Bahodopi pada Juli 2025 sesuai persetujuan RKAB. Perusahaan juga meresmikan fasilitas pembibitan dan nursery sebagai bagian dari praktik pertambangan berkelanjutan serta upaya rehabilitasi lahan.

Selain itu, perusahaan menyebut progres konstruksi, perizinan, dan pengembangan kawasan pabrik di Sambalagi terus berjalan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik. PT Vale menargetkan proyek ini mulai beroperasi secara bertahap pada akhir 2026 hingga awal 2027.

PT Vale juga menyoroti kontribusi sosial melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di Morowali. Sejumlah inisiatif yang disebut dijalankan antara lain pengoperasian TPS3R berbasis komunitas yang melayani ratusan kepala keluarga, program pendidikan vokasional untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja lokal, serta dukungan layanan kesehatan ibu dan anak melalui penyediaan peralatan medis di wilayah dengan akses kesehatan terbatas.

Menurut Wafir, keberlanjutan menjadi prinsip utama dalam setiap tahapan pembangunan proyek perusahaan. “Kami percaya pertumbuhan perusahaan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat dan perlindungan lingkungan,” ujarnya.

Sejumlah jurnalis yang hadir menilai kegiatan tersebut menjadi ruang dialog yang konstruktif. Perwakilan jurnalis Morowali, Fausiah, mengapresiasi kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun karena dinilai membuka ruang dialog dan mempererat silaturahmi antara perusahaan dan media.

Jurnalis Palu, Basri, juga menyampaikan harapannya agar perusahaan dapat mengajak jurnalis mengunjungi langsung lokasi penambangan di Morowali. Ia menilai kegiatan semacam ini membantu jurnalis memahami perkembangan proyek dan komitmen perusahaan sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat lebih lengkap.

PT Vale menyatakan sinergi antara perusahaan, masyarakat, pemerintah, dan media menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Perusahaan menyebut akan terus membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan media agar informasi terkait kegiatan dan program perusahaan dapat disampaikan secara transparan kepada publik.