Jakarta (8/7) – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Tahun 2020. Predikat ini menjadi yang ke-15 kalinya secara berturut-turut sejak 2006.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan PPATK Tahun 2020 dilakukan secara daring bersama delapan kementerian dan lembaga lain yang tergabung dalam Auditorat Keuangan Negara II. Delapan instansi tersebut yakni Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Investasi, Badan Pusat Statistik, Badan Standardisasi Nasional, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, serta Komisi Pengawas Persaingan Usaha.
Laporan hasil pemeriksaan diterima secara simbolis oleh Kepala PPATK Dian Ediana Rae dan disaksikan sejumlah pejabat dari BPK serta perwakilan kementerian dan lembaga yang hadir.
Dalam sambutannya, Anggota II BPK Pius Lustrilanang menyampaikan apresiasi kepada seluruh kementerian dan lembaga yang memperoleh opini WTP. Ia menekankan bahwa penilaian tersebut diberikan atas pengelolaan laporan keuangan yang dinilai transparan dan optimal, namun bukan jaminan untuk memperoleh predikat yang sama pada tahun berikutnya.
Pius juga mengimbau agar rekomendasi BPK ditindaklanjuti sebagai bentuk akuntabilitas dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat. Ia meminta seluruh instansi tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam menindaklanjuti rekomendasi maupun menjalankan pengelolaan keuangan.
Secara terpisah, Kepala PPATK Dian Ediana Rae menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian tersebut. Ia menyebut opini WTP yang diraih berulang kali merupakan hasil konsistensi kerja yang tidak mudah, serta menegaskan komitmen PPATK dalam mengelola keuangan lembaga dengan baik dan menerapkan prinsip keterbukaan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada negara dan masyarakat.
Dian juga menyampaikan terima kasih kepada BPK atas pendampingan dan pemeriksaan yang dilakukan. Ia menegaskan komitmen PPATK untuk terus menerapkan keterbukaan dalam pengelolaan laporan keuangan. Selain itu, Dian mengapresiasi seluruh jajaran PPATK atas kerja keras dengan tetap mengedepankan tata kelola keuangan yang baik.