Polsek Wonosari menghadiri Musyawarah Desa Laporan Pertanggungjawaban Rapat Akhir Tahun (RAT) BUMDes Rukun Abadi di Desa Tri Rukun, Kecamatan Wonosari, Jumat (6/2/2026). Kehadiran polisi disebut sebagai bentuk dukungan terhadap transparansi pengelolaan keuangan desa serta sinergi dalam pembangunan dan kemandirian desa.
Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Tri Rukun dan dimulai pukul 10.20 WITA. Sejumlah pihak hadir, antara lain unsur Forkopimcam, pemerintah desa, pendamping desa, dan pengurus BUMDes. Dari unsur Polri, hadir Kanit Binmas Polsek Wonosari Aiptu Iswiratno Katili serta Bhabinkamtibmas Desa Tri Rukun Brigpol I Kadek Dermawan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tri Rukun menekankan peran BUMDes sebagai motor penggerak perekonomian desa. Ia juga mengajak masyarakat dan seluruh elemen di desa untuk mendukung keberlanjutan BUMDes agar desa semakin mandiri.
Pendamping desa mengapresiasi BUMDes Rukun Abadi yang dinilai masih berjalan baik hingga saat ini. Ia berharap pengurus tetap konsisten dan bersemangat dalam mengembangkan unit usaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Camat Wonosari menyampaikan bahwa RAT merupakan kewajiban pengurus BUMDes sebagai bentuk akuntabilitas sekaligus evaluasi kinerja. Ia menegaskan BUMDes didirikan untuk memberikan nilai tambah bagi desa dan masyarakat sehingga perlu dikelola secara profesional dan transparan.
Ketua BUMDes Rukun Abadi memaparkan laporan keuangan, termasuk penerimaan modal ketahanan pangan per Januari 2025 sebesar Rp317.446.170 serta penyertaan modal desa Rp123.094.000. Total modal keseluruhan disebut mencapai Rp494.540.171. Hingga Desember 2025, BUMDes mencatat laba bersih Rp12.000.000 dengan total modal akhir Rp502.540.171.
Adapun unit usaha yang dijalankan BUMDes Rukun Abadi meliputi penyewaan tenda dan kursi, layanan BRILink, serta usaha pupuk pertanian.
Selama kegiatan berlangsung hingga pukul 11.30 WITA, situasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Polsek Wonosari menyatakan kehadiran personel dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang mendukung kegiatan pemerintahan dan pembangunan desa.

