Polres Nagan Raya Ajak Media Perkuat Keterbukaan Informasi dan Kepercayaan Publik

Polres Nagan Raya Ajak Media Perkuat Keterbukaan Informasi dan Kepercayaan Publik

Kepolisian Resor (Polres) Nagan Raya menggelar temu ramah bersama awak media untuk memperkuat keterbukaan informasi publik sekaligus meningkatkan sinergi antara kepolisian dan pers. Pertemuan yang diinisiasi Seksi Humas Polres Nagan Raya itu berlangsung di Meukuta Jaya Kupi, Komplek Perkantoran Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, Kamis (4/6/2026).

Dalam suasana santai, forum tersebut dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dua arah untuk membahas pola komunikasi publik yang efektif di tengah derasnya arus informasi digital. Sejumlah isu yang mengemuka antara lain kebutuhan penyampaian informasi yang cepat dan akurat, serta pentingnya koordinasi agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap berimbang dan berbasis data.

Kasi Humas Polres Nagan Raya, IPDA Ari Arfandi, menekankan bahwa informasi yang akurat, cepat, dan bertanggung jawab menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. “Wajah Polri di Nagan Raya ada dalam genggaman warga. Tugas Humas memastikan informasi yang sampai ke masyarakat akurat, cepat, dan tidak menimbulkan kegaduhan,” ujarnya.

Menurut Ari, Humas memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara kepolisian, media, dan masyarakat. Karena itu, koordinasi yang baik dengan awak media diperlukan agar setiap informasi yang disampaikan kepada publik tetap berdasarkan data valid dan memenuhi prinsip keberimbangan. “Media membutuhkan data yang valid, sementara masyarakat membutuhkan informasi yang jelas. Humas hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut,” katanya.

Dari kalangan media, jurnalis SERGAP.CO.ID, M. Adhar, menilai langkah Humas Polres Nagan Raya membuka ruang dialog dengan wartawan relevan di era digital. Ia menyebut perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola hubungan antara institusi publik dan masyarakat.

Adhar menjelaskan, masyarakat kini tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga berperan sebagai pengawas aktif melalui berbagai platform digital. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut institusi publik, termasuk kepolisian, untuk lebih transparan dan responsif dalam memberikan informasi.

Ia juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui pemanfaatan teknologi informasi serta penguatan konsep smart policing. Selain itu, kepercayaan publik terhadap institusi dinilai dipengaruhi oleh pengalaman masyarakat dalam menerima pelayanan dan akses terhadap informasi yang terbuka.

Di sisi lain, Polres Nagan Raya menilai keterbukaan informasi tetap perlu diimbangi dengan akurasi data dan kepentingan penegakan hukum. Karena itu, sinergi antara Humas dan media dipandang penting untuk mencegah beredarnya informasi yang tidak terverifikasi maupun spekulasi yang berpotensi menyesatkan publik.

Melalui pertemuan tersebut, Humas Polres Nagan Raya dan awak media sepakat untuk terus memperkuat komunikasi serta membangun kemitraan yang konstruktif. Langkah ini diharapkan dapat menghadirkan informasi yang lebih transparan, berimbang, dan dapat dipercaya masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Kabupaten Nagan Raya.