Politeknik Agraria STPN Seleksi 2.114 Peserta SPTB 2026/2027 untuk Penguatan SDM Pertanahan dan Tata Ruang

Politeknik Agraria STPN Seleksi 2.114 Peserta SPTB 2026/2027 untuk Penguatan SDM Pertanahan dan Tata Ruang

Politeknik Agraria STPN menggelar Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027 untuk menjaring sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang pertanahan dan tata ruang. Sebanyak 2.114 peserta dari berbagai daerah mengikuti rangkaian seleksi yang berlangsung pada 1–4 Juli 2026.

Seleksi ini disebut menjadi bagian dari strategi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam menyiapkan aparatur profesional guna mendukung penyelenggaraan layanan pertanahan dan penataan ruang di Indonesia.

Salah satu peserta, Aditya Rahman dari Bandung, Jawa Barat, memilih Program Studi Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan (MPRP). Ia menyampaikan keinginannya untuk berkontribusi dalam pengelolaan ruang yang dinilai berperan penting bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya tetap semangat dan optimis dalam mengikuti ujian kali ini karena saya ingin mengabdi untuk Indonesia, khususnya di bidang tata ruang yang masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” ujar Aditya.

Aditya mengaku mempersiapkan diri dengan mempelajari materi matematika, pengetahuan umum, serta dasar-dasar pertanahan. Ia juga mencari informasi mengenai Politeknik Agraria STPN dan berdiskusi dengan para senior sebelum mengikuti seleksi.

Peserta lain, Malika Putri Aprilia Permana dari Karawang, Jawa Barat, memilih Program Studi Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah (KMPT). Menurutnya, bidang pertanahan memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.

“Menurut saya, tanah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Karena itu, saya ingin mempelajari bidang pertanahan lebih dalam,” kata Malika. Ia menambahkan, tantangan terbesar selama mengikuti seleksi bukan hanya materi ujian, tetapi juga upaya mengatasi rasa gugup dan menjaga kepercayaan diri.

Pelaksanaan SPTB dilakukan di Kampus Politeknik Agraria STPN, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN di Cikeas, Kabupaten Bogor. Peserta yang lolos seleksi akademik akan mengikuti tahapan lanjutan berupa tes kesehatan, kesamaptaan, dan wawancara sebelum ditetapkan sebagai calon taruna dan taruni Tahun Akademik 2026/2027.

Penyelenggaraan seleksi ini juga dikaitkan dengan dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam pembangunan SDM yang unggul, berintegritas, dan profesional. Penguatan kompetensi di bidang pertanahan dan tata ruang dinilai menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik serta dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.

Sumber: infopublik.id