Sebuah pesan berantai yang beredar di Facebook berisi peringatan bahwa akun pengguna akan diblokir secara tiba-tiba. Dalam pesan tersebut, penerima diarahkan untuk mengikuti langkah tertentu agar terhindar dari pemblokiran.
Namun, pesan itu juga menyertakan tautan yang meminta pengguna mengisi data email dan kata sandi akun Facebook. Pola ini memunculkan kekhawatiran karena mengarahkan pengguna untuk menyerahkan informasi sensitif.
Berdasarkan penelusuran Cek Fakta liputan6.com, klaim pemblokiran akun Facebook dalam pesan berantai tersebut dinyatakan tidak benar. Pesan yang beredar tidak berasal dari pemberitahuan resmi Facebook.
Pesan tersebut disinyalir mengandung tautan phishing, yakni tautan yang dibuat untuk menipu pengguna agar memasukkan data pribadi. Jika diikuti, tautan semacam ini berpotensi digunakan untuk mencuri informasi akun.

