Persib Kalah Agregat dari Ratchaburi, tetapi Rekor Kandang di GBLA Musim Ini Nyaris Sempurna

Persib Kalah Agregat dari Ratchaburi, tetapi Rekor Kandang di GBLA Musim Ini Nyaris Sempurna

Persib Bandung harus mengakhiri langkahnya di AFC Champions League Two (ACL Two) 2026 meski meraih kemenangan atas Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026), berakhir dengan skor 1-0 untuk Persib, namun hasil itu tidak cukup untuk membalikkan keadaan agregat.

Gol tunggal Persib dicetak Andrew Jung pada menit ke-40. Kemenangan tersebut sempat membuka peluang Maung Bandung untuk mengejar ketertinggalan agregat 1-3 dari leg pertama.

Namun, jalannya laga berubah setelah Uilliam Barros menerima kartu merah pada menit 45+7. Keputusan wasit Majed Al-Shamrani disebut kontroversial dalam laporan pertandingan. Setelah bermain dengan 10 orang, Persib kesulitan menjaga momentum, dan skor 1-0 bertahan hingga laga usai. Dengan demikian, Persib tetap tersingkir dari ACL Two 2026.

Meski gagal melaju lebih jauh di kompetisi Asia, Persib masih menyimpan catatan positif sepanjang musim 2025/2026, khususnya saat bermain di kandang. Dalam dua kompetisi berbeda, Persib disebut mampu menjaga “kesucian” dan keangkeran GBLA.

Dari total 14 pertandingan kandang musim ini, Persib mencatat 13 kemenangan dan hanya sekali imbang. Catatan tersebut membuat rasio kemenangan Persib di GBLA nyaris sempurna, sekaligus menjadi salah satu torehan yang tetap dinilai membanggakan di tengah kegagalan di ACL Two.

Rekor kandang itu juga menjadi modal penting bagi Persib dalam upaya mengejar gelar ketiga beruntun di Liga 1. Hingga kini, Persib berada di puncak klasemen dengan 47 poin dari 20 pertandingan, hasil dari 15 kemenangan, dua kali seri, dan tiga kekalahan.