Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menargetkan penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Berau dapat dituntaskan pada tahun ini. Meski prosesnya masih berjalan dan melibatkan banyak instansi, pemda menilai penyelarasan data serta masukan lintas perangkat daerah menjadi kunci untuk mempercepat penetapan regulasi tersebut.
Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengatakan penyusunan RTRW hingga kini belum rampung karena banyaknya instansi yang terlibat. Kondisi itu dinilai berpengaruh terhadap lamanya penyelesaian dokumen yang menjadi payung hukum tata ruang daerah.
Namun demikian, Pemkab Berau tetap optimistis RTRW Bumi Batiwakkal dapat diselesaikan tahun ini. Ia mendorong seluruh pihak terkait untuk aktif memberikan masukan guna menyempurnakan rancangan yang telah disusun.
Menurut Said, RTRW merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan keselarasan program antar-organisasi perangkat daerah (OPD). Karena itu, penyusunannya tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan harus melalui koordinasi lintas instansi.
“RTRW ini masih dalam proses. Kita masih membutuhkan banyak masukan, dan ini bukan hanya tugas dari tata ruang DPUPR saja. Dinas-dinas terkait lainnya juga harus memberikan masukan,” ujarnya.
Ia juga meminta perangkat daerah terlibat dalam penyempurnaan draf RTRW yang sedang berjalan. Setiap sektor disebut memiliki kepentingan dan data yang perlu diselaraskan agar tidak terjadi tumpang tindih dalam perencanaan ruang wilayah.
Pemkab Berau mengakui luasnya cakupan koordinasi yang melibatkan banyak pemangku kepentingan menjadi tantangan dalam percepatan pengesahan RTRW. Proses rekonsiliasi data dan penyamaan persepsi antar-pihak, kata dia, masih terus dilakukan secara intensif.
Meski demikian, Said menilai RTRW penting sebagai dasar arah pembangunan daerah dalam jangka panjang. Ia menambahkan, penyusunan RTRW Kabupaten Berau juga harus diselaraskan dengan kebijakan makro di tingkat provinsi agar tidak menimbulkan ketidaksesuaian dalam implementasi pembangunan.
“Mudah-mudahan tahun ini bisa selesai, karena kita juga harus menyesuaikan dengan RTRW tingkat provinsi,” jelasnya.
Dengan percepatan penyelesaian RTRW, Pemkab Berau berharap arah pembangunan daerah dapat berjalan lebih terstruktur dan terarah, sekaligus memberikan kepastian bagi investasi serta pengelolaan ruang wilayah di Kabupaten Berau ke depan.