Pelatihan Auditor ISPO Dijadwalkan Februari 2026, Perkuat Ketersediaan Auditor Sawit Berkelanjutan

Pelatihan Auditor ISPO Dijadwalkan Februari 2026, Perkuat Ketersediaan Auditor Sawit Berkelanjutan

Pelatihan Auditor Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026 sebagai upaya menyiapkan tenaga ahli profesional untuk mendukung standardisasi tata kelola perkebunan kelapa sawit nasional. Program ini ditujukan untuk memperkuat ketersediaan auditor di lapangan seiring kebutuhan percepatan sertifikasi sawit berkelanjutan.

Penyelenggaraan pelatihan mengacu pada landasan hukum Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 33 Tahun 2025. Adapun kurikulum materi berpedoman pada Surat Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan (SK Kepdirjen) Nomor 116 Tahun 2024.

Peserta akan memperoleh bimbingan teknis dari Lead Auditor ISPO serta narasumber dari otoritas Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun). Materi yang diberikan bersifat aplikatif untuk membantu pemahaman terhadap regulasi sertifikasi perkebunan yang berlaku.

Rangkaian pelatihan dibagi dalam dua tahap. Penyampaian teori dilakukan secara virtual melalui Zoom pada 6–7 Februari 2026. Sementara praktik lapangan dijadwalkan berlangsung di wilayah Bogor pada 9–12 Februari 2026.

Pada tahap teori, peserta akan mempelajari regulasi dan kriteria penilaian keberlanjutan. Praktik lapangan di Bogor diarahkan untuk mengasah kemampuan audit langsung pada objek perkebunan, sehingga peserta dapat menyesuaikan pemahaman teoritis dengan kondisi operasional di area kerja.

Biaya untuk mengikuti sertifikasi kompetensi ini ditetapkan sebesar Rp15.500.000 per peserta, belum termasuk pajak. Biaya tersebut mencakup akses materi, bimbingan pakar, serta fasilitas pendukung selama praktik lapangan.

Himpunan Praktisi Kelapa Sawit Indonesia (HIPKASI) menyediakan potongan harga 5% bagi peserta yang terdaftar sebagai anggota resmi. Pendaftaran dilakukan secara mandiri dengan memindai kode batang pada poster resmi. Informasi lebih lanjut terkait registrasi tersedia melalui situs Daya Guna Lestari, sementara konsultasi teknis pelatihan dapat diakses melalui saluran telepon resmi yang disediakan penyelenggara.

Pelatihan ini disebut menjadi peluang bagi karyawan perusahaan maupun profesional mandiri untuk meningkatkan kompetensi dan jenjang karier. Dalam konteks industri, penerapan standar ISPO dipandang sebagai instrumen penting untuk merespons tuntutan pasar global, sekaligus mendukung peningkatan kepatuhan terhadap standar berkelanjutan yang memiliki pengakuan legal.

Ketersediaan auditor yang memadai dinilai berperan dalam akselerasi sertifikasi nasional. Karena itu, pelatihan ini menekankan sinkronisasi antara ketentuan pemerintah dan kompetensi teknis praktisi melalui penguasaan materi serta praktik audit di lapangan.