Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan DPRD DKI Jakarta menyoroti penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Sorotan ini disampaikan Ketua Pansus CSR DPRD DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi, usai rapat bersama PT MRT Jakarta, PT Transjakarta, dan PT LRT Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (18/5/2026).
Menurut Ghozi, rapat tersebut mendalami pelaksanaan program CSR selama lima tahun terakhir. Selain itu, pembahasan juga mencakup rencana program CSR pada 2026 hingga tiga tahun ke depan.
Dalam pertemuan itu, sejumlah BUMD memaparkan hasil pelaksanaan CSR. Pansus juga mencatat beberapa temuan yang dinilai perlu menjadi bahan perbaikan pelaksanaan program ke depan. Ghozi menyatakan pihaknya berharap CSR dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Pansus turut menyoroti penyaluran CSR di luar wilayah Jakarta, salah satunya untuk sekolah inklusif di Bantul, Yogyakarta. Ghozi menilai program tersebut baik, namun ia menekankan kebutuhan masyarakat Jakarta masih besar sehingga penyaluran CSR BUMD DKI seharusnya memprioritaskan wilayah Jakarta. Ia juga menyebut terdapat banyak sekolah inklusif di Jakarta.
Ghozi menambahkan, format pelaporan pelaksanaan CSR oleh BUMD relatif membaik. Meski demikian, Pansus menyatakan belum menerima data rinci dari beberapa kegiatan. Pansus juga ingin memastikan seluruh program CSR tidak tumpang tindih dengan program pemerintah daerah.