Perseteruan antara Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana terkait mutasi aparatur sipil negara (ASN) menuai sorotan dari pengamat politik. Konflik yang muncul ke ruang publik dinilai tidak elok dipertontonkan, mengingat keduanya memegang tanggung jawab besar dalam pemerintahan daerah.
Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, menilai konflik terbuka antarpimpinan daerah tidak pantas disampaikan ke publik. Ia menekankan bahwa tugas kepala daerah dan wakil kepala daerah sudah berat, sehingga tidak semestinya diperumit dengan konflik internal yang bersifat individual.

