Minim Transparansi Dinilai Berisiko Picu Korupsi dan Turunkan Kepercayaan Investor

Minim Transparansi Dinilai Berisiko Picu Korupsi dan Turunkan Kepercayaan Investor

Keterbukaan informasi dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor dan pelaku usaha terhadap pengelolaan aset negara. Ketika transparansi lemah, muncul kekhawatiran adanya celah yang dapat dimanfaatkan untuk praktik korupsi, sekaligus berpotensi menggerus keyakinan pasar.

Sorotan terhadap isu transparansi ini menguat karena kepercayaan investor sangat dipengaruhi oleh kepastian tata kelola, akses informasi yang memadai, serta kemampuan publik dan pemangku kepentingan untuk memantau pengambilan keputusan dalam pengelolaan aset negara.

Dalam konteks tersebut, keterbukaan informasi dipandang sebagai prasyarat untuk memastikan pengelolaan aset negara berjalan akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga iklim investasi dan kepercayaan pelaku usaha tetap terjaga.