Menjelang Muktamar PPP 2025, DPW Jawa Barat Usung Agus Suparmanto dan Dorong Evaluasi Kaderisasi

Menjelang Muktamar PPP 2025, DPW Jawa Barat Usung Agus Suparmanto dan Dorong Evaluasi Kaderisasi

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dijadwalkan menggelar muktamar pada 27–29 September 2025 di Jakarta. Salah satu agenda utama forum tertinggi partai berlambang Ka’bah itu adalah pemilihan ketua umum untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Menjelang muktamar, dinamika internal menguat seiring posisi PPP yang sedang berada dalam tekanan setelah Pemilu 2024. Untuk pertama kalinya, PPP tidak memperoleh kursi di DPR RI karena gagal melampaui ambang batas parlemen 4 persen. Pada Pemilu 2024, PPP meraih 3,87 persen atau 5.878.777 suara.

Sejumlah nama disebut masuk bursa calon Ketua Umum DPP PPP, antara lain Sandiaga Uno, Dudung Abdulrachman, Saifullah Yusuf, Marzuki Alie, Agus Suparmanto, Anies Baswedan, hingga Amran Sulaiman.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat menyatakan seluruh jajaran kepartaian hingga tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di provinsi tersebut secara bulat mendukung Agus Suparmanto sebagai calon ketua umum periode 2025–2030. Pelaksana Tugas Ketua DPW PPP Jawa Barat Pepep Saepul Hidayat mengatakan keputusan itu dipastikan dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PPP Jawa Barat di Bandung pada Minggu (21/9).

Pepep menyebut Muskerwil menghasilkan sejumlah catatan, mulai dari evaluasi kepemimpinan, evaluasi AD/ART, hingga sikap terkait figur yang akan diperjuangkan sebagai pimpinan partai. Ia mengatakan pengusungan Agus disepakati oleh 27 DPC PPP se-Jawa Barat, serta menjadi rekomendasi para pimpinan majelis syariah dan alim ulama di internal partai.

Menurut Pepep, salah satu pertimbangan adalah intensitas komunikasi Agus dengan pimpinan majelis syariah dan alim ulama, serta jejaring yang dimilikinya sebagai pengusaha dan pengalamannya dalam organisasi maupun politik. Ia juga menyebut dukungan terhadap Agus tidak hanya datang dari Jawa Barat, tetapi juga dari beberapa wilayah lain, di antaranya Jawa Timur, Banten, dan sejumlah daerah di Kalimantan.

Meski demikian, Pepep menegaskan keputusan akhir tetap akan ditentukan dalam muktamar. “Keputusan akhir akan datang dalam muktamar yang merupakan forum tertinggi partai,” ujarnya.

Dengan dukungan dari Jawa Barat, serta sebelumnya dari Jawa Timur dan Banten, Agus Suparmanto menyatakan menargetkan PPP dapat kembali lolos ke Senayan pada Pemilu 2029. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan dalam Muskerwil PPP Jawa Barat dan menyebutnya sebagai harapan baru bagi PPP.

Selain dukungan terhadap calon ketua umum, DPW PPP Jawa Barat juga merekomendasikan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran DPP, terutama terkait pola kaderisasi. Pepep menilai kaderisasi menjadi sorotan utama karena dinilai kurang berjalan dan berdampak pada proses pemilu. Ia mengatakan sejak 2020 hingga 2025, DPP PPP dinilai tidak pernah melakukan ruang-ruang kaderisasi yang terlembaga, padahal PPP menegaskan diri sebagai partai kader.

Pepep menjelaskan, keputusan mengusung figur eksternal seperti Agus Suparmanto tidak diambil secara tiba-tiba. Menurutnya, DPW terlebih dahulu membedah persoalan dan perjalanan organisasi sebelum membuka ruang perekrutan dari luar, sesuai keputusan alim ulama di dalam partai.

Di sisi lain, Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP M Romahurmuziy menilai jalan PPP untuk kembali ke Senayan pada Pemilu 2029 akan sulit. Ia menyinggung belum adanya sejarah sejak 1998 tentang partai yang terlempar dari DPR RI kemudian mampu kembali. Namun, ia menilai peluang PPP tidak kecil karena perolehan suara di tingkat DPRD kabupaten/kota disebut mencapai 8,3 juta suara atau setara 35 kursi, lebih tinggi dibanding perolehan suara untuk DPR RI yang 5,8 juta.

Romahurmuziy menyebut PPP masih potensial secara elektoral, tetapi menilai partai perlu dipimpin figur yang kuat dan berpengaruh untuk mendorong kembali peluang ke parlemen. Ia menyatakan dukungannya kepada Amran, sekaligus berharap seluruh kandidat yang muncul dapat bersaing secara sehat dalam perebutan kursi ketua umum.