Jutaan penduduk perkotaan di berbagai negara masih harus menghirup udara dengan tingkat polusi yang melampaui ambang batas aman bagi kesehatan. Kondisi ini kerap memburuk pada periode tertentu, terutama di kawasan Asia hingga Eropa Timur saat musim dingin, ketika fenomena cuaca dapat membuat polutan terperangkap di dekat permukaan tanah dan memicu kabut asap tebal yang bertahan berhari-hari.
Situasi tersebut membuat aktivitas sehari-hari seperti berkendara, bekerja, hingga berolahraga di luar ruangan berpotensi meningkatkan risiko kesehatan. Laporan pemantauan kualitas udara global terbaru juga menunjukkan sebagian besar kota di dunia masih belum memenuhi standar aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dalam laporan itu, hanya sekitar 17 persen kota di dunia yang mampu menjaga konsentrasi partikel halus PM2.5 sesuai ambang batas tahunan yang disarankan.
Daftar kota dengan tingkat polusi udara tertinggi, yang dirangkum Gulf News pada Jumat, 23 Januari 2026, menempatkan sejumlah kota di Asia Selatan dan beberapa wilayah lain pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat berdasarkan indeks kualitas udara (AQI). Dari daftar tersebut, Medan menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang disebut.
Berikut daftar kota dengan polusi udara tertinggi berdasarkan AQI:
1. Dhaka, Bangladesh: AQI sekitar 299, berada pada level sangat tidak sehat dan mendekati kategori berbahaya.
2. Delhi, India: AQI sekitar 264. Pada musim dingin, kualitas udara di Delhi kerap melonjak ke level berbahaya akibat kabut asap pekat.
3. Lahore, Pakistan: AQI sekitar 228, dengan polusi yang disebut dipicu oleh emisi kendaraan dan aktivitas industri.
4. Kolkata, India: AQI sekitar 225, menempatkannya di kategori sangat tidak sehat.
5. Bishkek, Kyrgyzstan: AQI sekitar 213, termasuk salah satu kualitas udara terburuk di Asia Tengah.
6. Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina: AQI sekitar 201, dengan polusi yang meningkat tajam selama musim dingin.
7. Kraków, Polandia: AQI sekitar 195, menunjukkan kualitas udara tidak sehat yang dipengaruhi pembakaran bahan bakar padat dan aktivitas perkotaan.
8. Medan, Indonesia: AQI sekitar 194, mencerminkan tantangan serius polusi udara di salah satu kota besar di Indonesia.

