Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, menggelar kegiatan coffee morning bersama insan pers pada Minggu (08/02/2026). Kegiatan ini disebut sebagai langkah untuk memperkuat hubungan dengan publik melalui kolaborasi dengan jurnalis, sekaligus mendorong keterbukaan informasi dan membangun citra pemasyarakatan yang lebih konstruktif.
Ketua Ikatan Media Online (IMO) Kabupaten Rokan Hilir, Heriandi Bustam, SH, mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menilai kepemimpinan Kepala Lapas (Kalapas) Agus Imam Taufik beserta jajaran dapat menjadi contoh bagi instansi lain di wilayah Rokan Hilir, terutama dalam membangun komunikasi dengan media.
Menurut Heriandi, media memiliki peran sebagai jembatan informasi yang dapat membantu mengubah stigma negatif menjadi energi positif. Ia menyebut kolaborasi ini memberi ruang bagi masyarakat untuk melihat sisi lain dari pembinaan di lapas, termasuk publikasi kegiatan dan kreativitas warga binaan.
“Kolaborasi ini membantu masyarakat melihat sisi lain dari Lapas. Wartawan dapat publikasikan kreativitas warga binaan, mulai dari produk UMKM, kerajinan tangan, hingga pembinaan keagamaan. Ini adalah langkah nyata dalam meningkatkan kepercayaan publik,” ujar Heriandi.
Dalam pertemuan yang berlangsung santai itu, Kalapas Kelas IIA Bagansiapiapi Agus Imam Taufik, didampingi Kepala KPLP Sigit Pramono, menekankan pentingnya membangun kedekatan dan saling mengenal. Ia menyebut pertemuan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan upaya membangun komunikasi yang jujur dan dua arah.
Agus juga menyampaikan bahwa lapas saat ini beroperasi dengan keterbatasan fasilitas, namun komitmen memberikan pelayanan terbaik tetap menjadi prioritas. Ia menegaskan pihaknya terbuka terhadap masukan dan tidak menutup diri dari kritik yang membangun.
“Kami menyadari dalam menjalankan tugas tentu tidak ada yang sempurna. Karena itu, kami selalu membuka pintu untuk saran, masukan, bahkan kritik yang membangun. Sinergi ini adalah bentuk komitmen kami untuk tidak menutup diri dari masyarakat,” tegas Agus Imam.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi dan insan pers, dengan tujuan mendorong sistem pemasyarakatan yang lebih transparan, akuntabel, dan humanis di Kabupaten Rokan Hilir.

