KuCoin Puncaki Peringkat Transparansi Bukti Cadangan CryptoQuant, Ungguli Binance dan Coinbase

KuCoin Puncaki Peringkat Transparansi Bukti Cadangan CryptoQuant, Ungguli Binance dan Coinbase

KuCoin menempati posisi teratas dalam peringkat transparansi bukti cadangan (proof-of-reserves) versi laporan tahunan Exchange Leader yang dirilis CryptoQuant. Bursa kripto berbasis di Seychelles itu meraih skor 96,7 dari 100, mengungguli sejumlah platform yang lebih besar seperti Binance dan Coinbase pada metrik yang kian dipandang sebagai tolok ukur kesehatan solvabilitas bursa sejak runtuhnya FTX.

Dalam laporan tersebut, CryptoQuant mengevaluasi kinerja bursa berdasarkan sejumlah indikator sepanjang 2025, termasuk volume perdagangan, pengungkapan cadangan, dan aktivitas derivatif. KuCoin memperoleh nilai tertinggi berkat kerangka bukti cadangan bulanan yang memungkinkan pengguna memverifikasi saldo melalui alat inklusi Merkle-tree, publikasi alamat dompet, serta atestasi pihak ketiga dari perusahaan keamanan Hacken.

CryptoQuant mencatat KuCoin telah menerbitkan lebih dari 39 laporan cadangan bulanan secara berturut-turut, dengan laporan terbaru bertanggal 6 Februari 2026. Seluruh rasio cadangan yang dipublikasikan juga disebut berada di atas 100%.

Di bawah KuCoin, Bybit menempati peringkat kedua dengan skor 93,2. Platform itu juga didukung oleh pengungkapan rutin dan atestasi dari Hacken. Sementara itu, Kraken berada di kategori tier A, namun skornya lebih rendah karena siklus pelaporannya dilakukan secara triwulanan.

Binance memperoleh skor 75,2. Penilaian ini mencerminkan pengungkapan dompet yang luas, tetapi tanpa audit independen penuh yang mencakup seluruh neraca keuangan. Adapun Coinbase berada jauh di belakang dengan skor 44,3, terutama karena tidak memublikasikan pemetaan alamat dompet yang komprehensif atau menyediakan verifikasi on-chain untuk saldo nasabah.

Selain peringkat transparansi cadangan, CryptoQuant juga merilis Indeks Exchange Leader keseluruhan yang menggabungkan enam pilar, termasuk volume perdagangan, cadangan, dan pertumbuhan volume. Dalam indeks gabungan untuk 2025, MEXC, Binance, dan Bybit menempati tiga posisi teratas.

Laporan tersebut juga menyoroti dominasi perdagangan derivatif di sebagian besar platform besar. MEXC, Bybit, Bitget, Binance, Gate, dan Coinbase disebut menghasilkan sekitar 70% hingga 90% volume mereka dari kontrak futures perpetual.

Meski skornya tidak setinggi KuCoin pada aspek transparansi bukti cadangan, Binance tetap menjadi bursa terbesar berdasarkan volume. Sepanjang 2025, Binance memproses sekitar US$32,4 triliun perdagangan tahunan, dengan sekitar US$25 triliun berasal dari derivatif dan US$7 triliun dari perdagangan spot. Sementara itu, Gate mencatat pertumbuhan derivatif tercepat, dengan volume futures perpetual meningkat lebih dari 400% secara tahunan.

CryptoQuant menilai peringkat ini relevan di tengah meningkatnya tuntutan pasar terhadap bukti cadangan, yang kini bergeser dari pengungkapan opsional menjadi standar dasar bagi banyak trader. Selisih skor antara KuCoin (96,7) dan Coinbase (44,3) dipandang menggambarkan belum meratanya adopsi standar verifikasi cadangan di industri, termasuk di antara platform yang mengelola dana nasabah bernilai miliaran dolar.

Dalam metodologinya, CryptoQuant memberikan penalti terhadap bursa yang mengandalkan pelaporan triwulanan alih-alih bulanan, atau yang tidak memiliki audit independen yang mencakup seluruh neraca.