Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara menggelar debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara pada Jumat malam, 25 Juli 2025, di Gedung Balai Antang, Muara Teweh. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam tahapan PSU Pilkada 2025 yang mengedepankan pendidikan politik bagi masyarakat.
Ketua KPU Barito Utara, Siska Dewi Lestari, mengatakan debat publik tidak semata menjadi ajang adu argumen antarpasangan calon. Menurutnya, forum ini merupakan ruang untuk menyampaikan gagasan, solusi, dan inovasi yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Barito Utara.
“Kami di KPU Kabupaten Barito Utara berkomitmen menjalankan seluruh tahapan pemilihan dengan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,” tegas Siska.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga suasana damai, tertib, dan kondusif, baik selama debat berlangsung maupun sepanjang tahapan pemilihan. Kepada para pasangan calon, Siska berharap momentum debat dimanfaatkan untuk menyampaikan visi dan misi secara santun, edukatif, serta berorientasi pada kemajuan daerah.
“Sementara kepada masyarakat Barito Utara, kami mengajak untuk mendengarkan dengan seksama, menilai secara objektif, dan pada akhirnya menggunakan hak pilih pada 6 Agustus 2025,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Siska menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung kelancaran debat publik. Ia menilai keberhasilan Pilkada memerlukan kerja sama semua unsur, mulai dari aparat keamanan, jajaran pemerintah daerah, media massa, hingga masyarakat.
Debat publik tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menilai secara langsung kualitas calon pemimpin daerah yang akan menentukan arah pembangunan Barito Utara dalam lima tahun ke depan.

