Kondisi fisik SMP Negeri 1 Ujung Padang, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah fasilitas sekolah dilaporkan rusak dan kurang terawat, meski sekolah tersebut diketahui menerima Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) setiap tahun.
Berdasarkan pantauan awak media pada Rabu (13/05/2026), beberapa bagian bangunan sekolah terlihat mengalami kerusakan cukup parah. Atap asbes tampak lapuk dan nyaris roboh di sejumlah titik, pintu ruang kelas dilaporkan rusak, sementara lingkungan sekolah terlihat kusam dan minim perawatan.
Kondisi sanitasi juga disebut memprihatinkan. Kamar mandi sekolah tampak kotor dan tidak terawat. Sejumlah pintu kamar mandi bahkan dilaporkan sudah tidak ada. Situasi tersebut dinilai tidak mencerminkan standar kebersihan dan kenyamanan yang layak bagi kegiatan belajar mengajar.
Sorotan publik menguat setelah muncul informasi bahwa pada tahun anggaran 2025, SMP Negeri 1 Ujung Padang menerima Dana BOS untuk kegiatan sarana dan prasarana sebesar Rp49.069.000 per tahun. Realisasi penggunaan anggaran itu kemudian dipertanyakan karena kondisi sekolah dinilai tidak menunjukkan perawatan maupun pembenahan fasilitas secara maksimal.
Saat dimintai konfirmasi terkait penggunaan Dana BOS dan kondisi bangunan sekolah, Kepala SMP Negeri 1 Ujung Padang, Kartoyo S.Pd, tidak berada di tempat. Upaya konfirmasi lanjutan melalui pesan WhatsApp juga belum mendapatkan respons hingga berita ini diterbitkan.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah, Santi, menyatakan tidak mengetahui secara rinci pengelolaan Dana BOS di sekolah tersebut. “Kami tidak tahu-menahu terkait Dana BOS sekolah, Pak. Langsung saja bapak bertanya kepada kepala sekolah,” ujarnya.
Minimnya penjelasan dari pihak sekolah memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Dana BOS yang bersumber dari anggaran negara. Sejumlah pihak menilai pengelolaan Dana BOS seharusnya dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik, terutama karena anggaran tersebut ditujukan untuk menunjang fasilitas pendidikan dan mendukung kenyamanan proses belajar siswa.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak SMP Negeri 1 Ujung Padang belum memberikan klarifikasi resmi terkait kondisi bangunan sekolah maupun penggunaan Dana BOS tahun anggaran 2025. Masyarakat pun menunggu langkah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun untuk melakukan evaluasi serta audit terhadap penggunaan anggaran di sekolah tersebut.