Komnas HAM Minta Penyelidikan Kasus Peluru Nyasar di Padang Dilakukan Transparan dan Akuntabel

Komnas HAM Minta Penyelidikan Kasus Peluru Nyasar di Padang Dilakukan Transparan dan Akuntabel

KOMISI Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menekankan pentingnya penyelidikan kasus dua warga sipil yang terkena peluru “nyasar” di Kota Padang, Sumatera Barat, dilakukan secara transparan, komprehensif, akuntabel, dan profesional.

Ketua Komnas HAM RI Anis Hidayah mengatakan langkah tersebut penting karena hak atas rasa aman serta perlindungan dari segala bentuk kekerasan dijamin dalam undang-undang. Pernyataan itu disampaikan Anis di Padang, Kamis, usai mengunjungi kedua korban di Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo atau Rumah Sakit Tentara Kota Padang.

Anis juga menegaskan kewajiban semua pihak, terutama pemerintah, untuk menjamin dan memberikan rasa aman kepada setiap warga negara. Ia menyoroti lokasi kejadian yang berada di lingkungan perguruan tinggi, yang semestinya memastikan aspek keamanan.

Komnas HAM menyatakan kasus tersebut akan ditindaklanjuti oleh Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat. Tindak lanjut itu meliputi pengumpulan informasi yang masih dibutuhkan serta pemantauan secara proaktif terhadap penanganan insiden tersebut.

Terkait informasi yang diterima Komnas HAM mengenai dugaan adanya suara letusan saat kejadian, Anis menyebut hal itu perlu didalami untuk memastikan kesahihannya. Komnas HAM juga akan menelusuri kronologi peristiwa secara rinci.

Anis menyampaikan kondisi kedua korban telah membaik setelah menjalani operasi. Korban perempuan, yang merupakan mahasiswi Universitas Negeri Padang, mengalami luka di bagian kaki. Sementara korban laki-laki mengalami luka di bagian tangan.

Secara terpisah, Rektor Universitas Negeri Padang Krismadinata menyampaikan bahwa setelah kejadian pada Selasa (2/6) sekitar pukul 17.05, pihak kampus segera mengerahkan ambulans untuk membawa korban ke salah satu rumah sakit terdekat. Kedua korban kemudian menjalani rangkaian operasi di Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo pada hari yang sama.