Komdigi: Tautan Pengecekan BSU Pangan Tunai 2026 di Facebook Merupakan Penipuan

Komdigi: Tautan Pengecekan BSU Pangan Tunai 2026 di Facebook Merupakan Penipuan

Sebuah unggahan di media sosial Facebook beredar memuat informasi mengenai Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 yang dikaitkan sebagai bagian dari bantuan upah pangan. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan informasi tersebut merupakan penipuan.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Komdigi pada Selasa, 10 Januari 2025, tidak ditemukan informasi resmi yang mendukung klaim tersebut. Komdigi menyebut informasi itu perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Penelusuran juga merujuk pada laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan (kemnaker.go.id) yang mencatat penyaluran BSU terakhir dilakukan pada tahun 2025. Pada penyaluran tersebut, jumlah penerima tercatat sebanyak 16.048.472 pekerja/buruh sesuai ketentuan yang berlaku, dan subsidi upah yang diberikan pemerintah hanya dalam bentuk tunai.

Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan program BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri. Ia juga menyampaikan bahwa informasi resmi hanya disampaikan melalui laman bsu.kemnaker.go.id serta akun media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan.

Komdigi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi, terutama yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik. Masyarakat juga disarankan mengakses situs resmi pemerintah untuk menghindari kekeliruan informasi.