Sebuah video yang beredar di media sosial diklaim memperlihatkan rudal Iran yang semula tidak meledak, lalu tiba-tiba aktif kembali dan meledak saat sedang dibongkar oleh tim teknis. Dalam rekaman itu tampak kepulan asap dari sebuah bangunan, sementara sejumlah orang terlihat berlarian.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan narasi tersebut keliru. Video itu tidak berkaitan dengan rudal maupun peristiwa di Iran.
Menurut penelusuran menggunakan Google Lens, video serupa ditemukan dalam pemberitaan WCTV yang melaporkan ledakan di sebuah pom bensin kosong di Tucson, Arizona, Amerika Serikat, pada 23 Mei 2025. Rekaman tersebut disebut dirilis oleh Departemen Pemadam Kebakaran Tucson.
Dalam laporan itu dijelaskan, saat petugas berupaya memadamkan api, atap bangunan tiba-tiba runtuh. Tidak ada korban luka dalam insiden tersebut. Setelahnya, sebuah ekskavator dikerahkan untuk merobohkan bagian-bagian bangunan agar petugas dapat menjangkau titik api.
Video yang sama juga dimuat dalam pemberitaan CNN.
Dengan demikian, klaim bahwa video tersebut memperlihatkan rudal Iran yang tiba-tiba meledak tidak sesuai fakta. Peristiwa dalam video adalah ledakan di pom bensin kosong di Tucson, Arizona, pada 23 Mei 2025.

