Klarifikasi Video Polisi Patah Kaki Saat Amankan Demo: Peristiwa Terjadi Juni 2026, Bukan Agustus

Klarifikasi Video Polisi Patah Kaki Saat Amankan Demo: Peristiwa Terjadi Juni 2026, Bukan Agustus

Sebuah video yang menampilkan seorang polisi berjalan pincang dan mengaku kakinya patah kembali beredar di media sosial pada awal Agustus 2026. Video itu disertai narasi yang menyebut insiden terjadi saat polisi menghadang demonstrasi mahasiswa pada periode tersebut.

Namun, penelusuran menunjukkan konteks unggahan itu keliru. Peristiwa dalam video tersebut terjadi pada Juni 2026, bukan pada awal Agustus 2026.

Berdasarkan penelusuran melalui Google Search, video identik dengan unggahan Instagram Kompas.com pada 24 Juni 2026. Dalam keterangan peristiwa itu, polisi yang mengalami patah kaki disebut sebagai Kepala Bagian Perencanaan Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Adri Desas Furyanto.

Video diambil saat aparat mengamankan aksi demonstrasi Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di depan Gedung DPR RI pada 22 Juni 2026.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menjelaskan Adri mengalami patah kaki setelah didorong orang tidak dikenal hingga tersungkur. Insiden tersebut terjadi ketika Adri berupaya membantu memadamkan api di depan gerbang utama Gedung DPR RI.

Menurut Erlyn, Adri didiagnosis mengalami fraktur patella dextra atau patah tulang lutut kanan. Ia juga membantah narasi yang menyebut kejadian tersebut hanya akting.

Dengan demikian, video yang beredar pada awal Agustus 2026 itu merupakan rekaman peristiwa pada Juni 2026 yang dibagikan ulang dengan keterangan tidak sesuai konteks.