Tautan Klaim Bansos Rp 1,5 Juta Mengatasnamakan Kemensos Beredar di Facebook, Dipastikan Hoaks

Tautan Klaim Bansos Rp 1,5 Juta Mengatasnamakan Kemensos Beredar di Facebook, Dipastikan Hoaks

Sebuah tautan yang diklaim sebagai akses untuk mendapatkan bantuan sosial (bansos) Rp 1,5 juta dari Kementerian Sosial (Kemensos) beredar di media sosial, khususnya Facebook, pada Agustus 2026. Informasi tersebut disertai ajakan untuk mengecek status dan mendaftar melalui “kanal resmi”.

Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan klaim tersebut tidak benar. Tautan yang dibagikan tidak mengarah ke laman resmi Kemensos dan disebut merupakan modus pencurian data pribadi atau phishing.

Dalam unggahan yang beredar, narasi disertai poster bergambar Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dengan pesan “BANTUAN UNTUK YANG MEMBUTUHKAN, KESEJAHTERAAN UNTUK KELUARGA INDONESIA” serta ajakan untuk mengecek status penerima.

Setelah ditelusuri, laman yang dituju justru meminta sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, asal provinsi, dan nomor Telegram aktif. Permintaan data tersebut menjadi indikasi bahwa tautan tidak terkait dengan saluran resmi Kemensos dan berpotensi digunakan untuk mencuri informasi pengguna.

Adapun Kemensos sebelumnya juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap hoaks terkait bantuan sosial. Imbauan itu disampaikan Gus Ipul melalui unggahan Instagram resmi Kemensos pada 25 April 2026.

“Banyak berita hoaks di media sosial yang menyesatkan masyarakat. Hal ini bisa masuk ke dalam kategori penipuan,” kata Gus Ipul. Ia juga menyatakan Kemensos berkomitmen menyisir dan meluruskan informasi tidak bertanggung jawab, termasuk meneruskannya kepada aparat penegak hukum.

Dengan demikian, tautan yang beredar di Facebook dan mengatasnamakan Kemensos untuk klaim bansos Rp 1,5 juta dipastikan hoaks dan merupakan modus phishing dengan iming-iming bantuan sosial.