Beredar di media sosial sebuah foto yang diklaim memperlihatkan Lionel Messi menangis di samping jenazah ayahnya, Jorge Messi, dalam prosesi pemakaman di Rosario, Argentina. Setelah ditelusuri, foto tersebut diketahui merupakan gambar hasil rekayasa berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Dalam pemberitaan disebutkan, Jorge Messi meninggal dunia pada Sabtu (8/8/2026) di sebuah rumah sakit di Rosario, Argentina, pada usia 68 tahun. Sebelumnya, ia menjalani perawatan intensif selama beberapa bulan.
Foto yang diklaim sebagai suasana pemakaman itu beredar melalui sejumlah unggahan di Facebook. Salah satu unggahan menyertakan keterangan, “Suasana pemakaman ayah Leo Messi Jorge Messi di Rosario Argentina.”
Namun, dari pengamatan pada detail gambar, terlihat kejanggalan yang mengindikasikan hasil rekayasa, salah satunya pada bagian jempol tangan Messi yang tampak ada dua. Kejanggalan semacam ini kerap muncul pada gambar yang dibuat menggunakan generator AI.
Penelusuran lebih lanjut dilakukan dengan menggunakan perangkat pendeteksi konten AI, yakni Hive Moderation dan Truth Scan. Hasil pemeriksaan Hive Moderation menunjukkan foto tersebut memiliki probabilitas 99 persen dihasilkan oleh AI. Sementara Truth Scan mendeteksi gambar itu sebagai AI generatif dengan probabilitas 92 persen.
Selain itu, dilaporkan bahwa upacara pemakaman Jorge Messi di permakaman El Prado, Rosario, Provinsi Santa Fe, Argentina, berlangsung secara tertutup. Upacara yang digelar pada Minggu (9/8/2026) itu hanya dihadiri keluarga dekat dan disertai pengamanan ekstra ketat untuk menjaga privasi keluarga.
Dengan demikian, klaim bahwa foto yang beredar merupakan dokumentasi prosesi pemakaman ayah Messi tidak didukung oleh hasil penelusuran, dan gambar tersebut teridentifikasi sebagai rekayasa AI.