Klaim The Lancet Hapus Makalah Kematian Akibat Vaksin COVID-19, Ini Penjelasannya

Klaim The Lancet Hapus Makalah Kematian Akibat Vaksin COVID-19, Ini Penjelasannya

Sebuah unggahan di Instagram menampilkan tangkapan layar artikel yang mengklaim jurnal medis The Lancet menghapus makalah studi autopsi terkait vaksinasi Covid-19. Unggahan itu menyebut The Lancet menghapus makalah pracetak berjudul “A Systematic Review of Autopsy Findings in Deaths after COVID-19 Vaccination” yang diklaim menemukan 73,9% kematian disebabkan vaksin Covid-19.

Berdasarkan penelusuran cekfakta.tempo.co, naskah tersebut baru berada pada tahap pracetak yang diajukan untuk ditinjau, namun tidak lolos karena dinilai melanggar kriteria editorial The Lancet. Artinya, makalah itu bukan studi yang resmi dipublikasikan oleh The Lancet.

Karena tidak sampai ke tahap publikasi, naskah tersebut juga belum menjalani peninjauan oleh rekan sejawat (peer-review), yang umumnya menjadi tahapan penting untuk memastikan kualitas ilmiah sebuah penelitian.

Informasi dari SSRN, situs terbuka yang memuat makalah pracetak, menyebutkan naskah berjudul “A Systematic Review of Autopsy Findings in Deaths after COVID-19 Vaccination” dihapus karena kesimpulan penelitian dinilai tidak didukung oleh metodologi penelitian.