Klaim Brunei Putus Hubungan dengan Israel Beredar di Medsos, Ini Fakta yang Perlu Diketahui

Klaim Brunei Putus Hubungan dengan Israel Beredar di Medsos, Ini Fakta yang Perlu Diketahui

Klaim yang menyebut Brunei Darussalam memutus seluruh hubungan dengan Israel beredar di media sosial pada pertengahan April 2026. Dalam narasi sejumlah unggahan, langkah tersebut disebut sebagai respons atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan dikaitkan dengan dukungan Brunei untuk Palestina.

Namun, setelah ditelusuri, klaim itu merupakan informasi keliru dan perlu diluruskan agar tidak menimbulkan gangguan informasi.

Brunei Darussalam termasuk salah satu dari 28 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang tidak mengakui keanggotaan Israel. Sikap ini disebut telah berlangsung sejak pengesahan Resolusi 273 PBB pada 11 Mei 1949.

Selain itu, hingga kini tidak ada misi diplomatik Brunei dengan Israel. Brunei juga tidak memiliki kedutaan besar maupun kantor diplomatik di Tel Aviv.

Dengan kondisi tersebut, tidak terdapat dasar adanya “pemutusan hubungan” karena hubungan diplomatik disebut belum terjalin. Karena itu, narasi yang menyatakan Brunei memutuskan hubungan dengan Israel dinyatakan sebagai kabar keliru.