Klaim Batistuta Malu atas Kemenangan Kontroversial Argentina vs Mesir Disebut Hoaks

Klaim Batistuta Malu atas Kemenangan Kontroversial Argentina vs Mesir Disebut Hoaks

Klaim yang menyebut legenda sepak bola Argentina, Gabriel Batistuta, mengaku malu setelah Argentina menang kontroversial atas Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 dinyatakan tidak benar. Narasi tersebut beredar luas di media sosial, disertai kutipan yang diklaim sebagai pernyataan Batistuta.

Dalam narasi yang beredar, Batistuta disebut mengatakan, “Semua orang ingin memenangkan Piala Dunia dan menjadi legenda sepak bola. Tapi kemenangan Argentina atas Mesir sejujurnya saya malu dengan pertandingan tersebut.” Unggahan serupa dibagikan oleh sejumlah akun Facebook.

Laga Argentina melawan Mesir sendiri disebut diwarnai kontroversi. Beberapa keputusan wasit Francois Letexier dianggap merugikan Mesir, termasuk menganulir gol Mesir dan tidak meninjau sejumlah insiden di lapangan yang terindikasi sebagai pelanggaran.

Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan bahwa kutipan yang mencatut nama Batistuta tersebut tidak didukung bukti yang valid. Tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang memuat pernyataan Batistuta seperti yang beredar, maupun informasi serupa di media sosial milik Batistuta.

Penelusuran hanya menemukan wawancara Batistuta yang dimuat media La Gazzetta dello Sport, yang dilakukan sebelum laga Argentina melawan Tanjung Verde pada babak 32 besar. Dalam wawancara itu, Batistuta menyatakan keyakinannya Argentina bisa menang, tetapi tidak ingin meremehkan lawan dari Afrika tersebut. Ia juga memprediksi final Piala Dunia 2026 berpotensi kembali mempertemukan Argentina dengan Perancis.

Dengan demikian, klaim bahwa Batistuta mengaku malu karena Argentina menang secara kontroversial atas Mesir dipastikan palsu. Tim Cek Fakta Kompas.com juga mencatat bahwa sebelumnya pernah beredar kutipan palsu lain yang mencatut nama sejumlah pesepak bola, seperti Luis Figo dan Luis Diaz.

Kesimpulannya, narasi Batistuta mengaku malu atas kemenangan kontroversial Argentina melawan Mesir merupakan hoaks. Unggahan yang beredar memuat kutipan palsu dan tidak didukung informasi maupun pemberitaan yang valid.