Beredar di media sosial sebuah unggahan berisi surat undangan wawancara yang mengatasnamakan rekrutmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Unggahan tersebut diduga digunakan sebagai modus penipuan dengan memanfaatkan nama perusahaan.
Klaim dalam surat undangan itu dipastikan tidak benar. Dikutip dari idxchannel.com, Vice President Public Relations KAI Joni Martinus menegaskan surat tersebut bukan berasal dari PT KAI (Persero).
Joni juga menyampaikan bahwa KAI tidak pernah melakukan seleksi rekrutmen dengan syarat pelamar menyediakan akomodasi dan transportasi. Karena itu, masyarakat diminta waspada terhadap undangan yang mencantumkan ketentuan semacam itu.
KAI menegaskan seluruh informasi rekrutmen hanya disampaikan melalui kanal resmi perusahaan, yaitu situs e-recruitment.kai.id serta akun Instagram resmi @keretaapikita dan @kai121.

