Kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan kabinet (reshuffle) besar-besaran pada pertengahan Februari 2026 beredar di media sosial. Narasi tersebut diunggah salah satunya melalui sebuah akun Facebook dan disertai foto sejumlah menteri.
Unggahan itu memuat klaim seolah-olah terjadi reshuffle kabinet, dengan menyertakan nama-nama seperti Menteri Pariwisata Widiyanti Putri, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan klaim tersebut tidak benar. Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan tidak ada perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat.
Prasetyo menyampaikan pemerintah saat itu berfokus memastikan kegiatan masyarakat selama bulan Ramadhan berlangsung lancar dan aman hingga periode Lebaran. “Enggak ada (reshuffle), kita menjelang bulan suci Ramadhan, menjelang Lebaran kan, sebagaimana yang tadi baru saja diumumkan,” ujar Prasetyo, seperti diberitakan Kompas.com pada 10 Februari 2026.
Ia menambahkan, perhatian pemerintah diarahkan pada upaya agar masyarakat dapat menjalani Ramadhan dan Lebaran dengan sebaik-baiknya. “Ini kan bagaimana pemerintah bekerja keras untuk supaya seluruh masyarakat dapat menjalani Bulan Suci Ramadhan dan Lebaran nanti dengan sebaik-baiknya,” kata dia.
Selain itu, nama-nama menteri yang fotonya dicantumkan dalam narasi tersebut masih tercatat menduduki jabatan masing-masing sebagaimana tercantum di situs resmi kementerian terkait. Widiyanti Putri masih menjabat Menteri Pariwisata, Erick Thohir tetap menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga, Maruarar Sirait masih tercantum sebagai Menteri Perumahan dan Permukiman, dan Bahlil Lahadalia masih menjabat Menteri ESDM.
Dengan demikian, narasi yang menyebut Presiden Prabowo melakukan reshuffle kabinet besar-besaran pada Februari 2026 dipastikan hoaks.

