Hoaks soal Badan Gizi Nasional Beredar di Medsos, dari Link Pendaftaran PPPK 2026 hingga Ancaman Pidana Unggah Menu MBG

Hoaks soal Badan Gizi Nasional Beredar di Medsos, dari Link Pendaftaran PPPK 2026 hingga Ancaman Pidana Unggah Menu MBG

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menjadi sasaran informasi palsu yang beredar di media sosial. Salah satu yang terbaru adalah unggahan di Facebook yang menampilkan klaim pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) BGN untuk tahun 2026.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) BGN, Rahman, menegaskan bahwa hingga saat ini BGN belum membuka tahapan rekrutmen PPPK terbaru atau Tahap 3. Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada unggahan yang mencatut nama BGN tanpa verifikasi.

Berikut rangkuman sejumlah hoaks terkait BGN yang beredar di media sosial dan telah diperiksa kebenarannya.

1. Klaim tautan pendaftaran PPPK BGN 2026

Tim pemeriksa fakta menemukan unggahan Facebook bertanggal 9 Maret 2026 yang menyebut adanya “pengumuman resmi” seleksi PPPK BGN Tahun Anggaran 2026. Unggahan tersebut menyertakan tautan dengan alamat “https://daftaronlinehxz0nebin-ashen.vercel.app” serta menu untuk mengirim pesan.

Namun, berdasarkan penegasan dari pihak BGN, informasi mengenai pembukaan rekrutmen PPPK terbaru belum ada. Karena itu, tautan pendaftaran yang beredar tersebut dinyatakan tidak benar.

2. Klaim BGN akan mempidanakan orang tua yang mengunggah foto menu MBG

Hoaks lain yang beredar menyebut BGN akan mempidanakan orang tua jika mengunggah menu MBG di media sosial. Klaim ini beredar setidaknya sejak pekan lalu, salah satunya diunggah akun Facebook pada 28 Februari 2026.

Dalam unggahan itu terdapat tangkapan layar yang dinarasikan seolah memuat pernyataan: “BGN: Orang tua yang memposting menu MBG di medsos bisa kami pidanakan dengan undang-undang ITE”, disertai tambahan narasi “Jadi menu MBG itu haram di posting”. Klaim tersebut dinyatakan tidak benar.

3. Klaim link pendaftaran rekrutmen PPPK BGN 2026 lewat WhatsApp

Informasi palsu berikutnya berupa ajakan pendaftaran PPPK BGN 2026 melalui tombol atau tautan WhatsApp. Unggahan Facebook pada 28 Januari 2026 menyebut rekrutmen “resmi dibuka” dengan klaim formasi hingga 32.000 posisi, mencantumkan syarat usia 20-50 tahun, serta menyatakan pendaftaran gratis.

Unggahan itu juga menyertakan poster “Lowongan Kerja 2026” dengan daftar posisi seperti tim masak, tim kebersihan, keamanan, distribusi, serta mencantumkan klaim gaji Rp3,7 juta hingga Rp4,7 juta, bahkan menyebut “tidak diperlukan ijazah” dan “tidak ada batasan usia”. Unggahan tersebut mengarahkan pendaftaran melalui link WhatsApp.

Sejalan dengan pernyataan BGN bahwa rekrutmen PPPK terbaru belum dibuka, klaim pendaftaran melalui WhatsApp tersebut dinyatakan tidak benar.

BGN mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, serta tidak mudah terpengaruh unggahan yang mengatasnamakan lembaga tanpa konfirmasi.