Sejumlah informasi pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 beredar luas di media sosial. Namun hingga saat ini, pemerintah belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait seleksi CPNS.
Informasi resmi mengenai pendaftaran dan proses seleksi CPNS 2026 hanya dilakukan melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) di https://sscasn.bkn.go.id.
Berikut deretan klaim pendaftaran CPNS 2026 yang dinyatakan tidak benar dan ramai beredar di media sosial.
1. Klaim tautan pendaftaran CPNS 2026
Sebuah unggahan Facebook pada 5 November 2026 menyebut “CPNS & PPPK tahun 2026 resmi dibuka” lengkap dengan daftar formasi, persyaratan umum, dan tahapan seleksi. Unggahan itu juga mengarahkan pengguna untuk mengklik tautan pendaftaran.
Dalam penelusuran, tautan tersebut mengarah ke halaman situs berisi formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram aktif. Klaim mengenai tautan pendaftaran tersebut dinyatakan tidak benar.
2. Klaim tautan pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan 2026
Unggahan Facebook lain pada 28 Januari 2026 mengklaim pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2026 “resmi dibuka”, mencantumkan formasi dokter, perawat, dan bidan, serta menyebut pendaftaran dimulai 19 Januari 2026. Unggahan itu juga menyertakan tautan pendaftaran.
Hasil penelusuran menunjukkan tautan tersebut mengarah ke laman formulir digital yang meminta identitas pribadi, termasuk nama sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Klaim tautan pendaftaran CPNS Kemenkes 2026 tersebut dinyatakan tidak benar.
3. Klaim pendaftaran CPNS 3 Januari–7 Februari 2026
Postingan Facebook pada 23 Januari 2026 menyebarkan klaim bahwa pendaftaran CPNS dan PPPK 2026 “resmi dibuka” untuk periode 3 Januari hingga 7 Februari 2026. Unggahan itu menyertakan tautan tertentu serta poster bergambar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, disertai ajakan mengakses link pendaftaran.
Saat tautan diklik, pengguna diarahkan ke halaman situs dengan formulir digital yang meminta data pribadi seperti nama sesuai KTP dan nomor Telegram. Klaim terkait tautan pendaftaran untuk periode tersebut dinyatakan tidak benar.
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap tautan pendaftaran yang beredar di luar kanal resmi. Untuk menghindari penipuan dan penyalahgunaan data, pendaftaran CPNS hanya dilakukan melalui portal SSCASN BKN.

