Hoaks Pendaftaran BSU Marak Saat Ramadan, Warga Diminta Waspada Tautan Jelang Lebaran

Hoaks Pendaftaran BSU Marak Saat Ramadan, Warga Diminta Waspada Tautan Jelang Lebaran

Hoaks terkait pendaftaran Bantuan Subsidi Upah (BSU) kembali marak beredar selama Ramadan. Informasi palsu ini umumnya menyebar melalui platform media sosial dan menyasar masyarakat yang berharap memperoleh bantuan.

Klaim bantuan yang tidak benar tersebut dinilai berisiko menimbulkan kerugian finansial. Selain itu, modusnya juga berbahaya karena dapat digunakan untuk mencuri data pribadi korban yang lengah.

Dalam penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, peningkatan penipuan semacam ini disebut dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain kondisi masyarakat yang kerap kurang fokus saat berpuasa, meningkatnya kebutuhan finansial, serta tingginya sikap dermawan pada bulan Ramadan. Situasi ini membuat kewaspadaan terhadap arus informasi digital menjadi semakin penting.

Salah satu contoh hoaks yang ditemukan adalah klaim tautan pendaftaran BSU jelang Lebaran. Informasi itu diunggah oleh sebuah akun Facebook pada 6 Maret 2026 dalam bentuk poster digital bertuliskan “BSU (Bantuan Subsidi Upah) KLAIM SEKARANG BSU Rp.600RB SIAP DICAIRKAN”. Unggahan tersebut disertai keterangan, “BSU jelang lebaran sdh di buka segera daftar dan cairkan”.

Dalam unggahan itu terdapat menu “daftar” yang ketika diklik mengarah ke sebuah halaman situs berisi formulir digital. Formulir tersebut meminta sejumlah data pribadi, seperti nama sesuai E-KTP, nomor Telegram, provinsi, dan jenis kelamin.

Cek Fakta Liputan6.com kemudian menelusuri klaim tersebut untuk memastikan kebenarannya.