Klaim yang menyebut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membagikan dana bantuan kepada masyarakat melalui WhatsApp beredar di media sosial. Narasi tersebut disebarkan oleh sejumlah akun pada Juli dan Agustus 2026.
Dalam unggahan itu, Dedi diklaim akan memberikan bantuan kepada orang yang menghubungi langsung nomor WhatsApp tertentu. Nomor tersebut dicantumkan melalui tautan yang disematkan dalam konten.
Namun, informasi tersebut dipastikan tidak benar. Tidak ditemukan informasi kredibel yang menyatakan adanya penyaluran dana bantuan dari Dedi Mulyadi melalui nomor WhatsApp seperti yang beredar.
Konten yang menyertai narasi itu juga diketahui mirip dengan foto dalam sebuah artikel yang tayang pada 12 Januari 2025. Artikel tersebut tidak membahas penyaluran dana bantuan.
Selain itu, konten yang beredar teridentifikasi sebagai hasil manipulasi. Pengujian menggunakan Hive Moderation dan TruthScan menunjukkan konten tersebut memiliki probabilitas tinggi sebagai AI generatif.