Hoaks Bantuan Ikan Mengatasnamakan Pemerintah Beredar di Medsos, Ini Daftar Klaim yang Dibantah

Hoaks Bantuan Ikan Mengatasnamakan Pemerintah Beredar di Medsos, Ini Daftar Klaim yang Dibantah

Program bantuan ikan dari pemerintah kembali menjadi sasaran hoaks yang beredar di media sosial. Sejumlah unggahan di Facebook memuat klaim adanya tautan pendaftaran bantuan bibit ikan maupun budidaya ikan air tawar, termasuk yang mengarahkan pengguna untuk mendaftar melalui Telegram.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengimbau masyarakat mewaspadai penipuan dan hoaks yang mengatasnamakan institusinya. Sejumlah klaim terkait “pendaftaran bantuan ikan” tersebut telah diverifikasi dan dinyatakan tidak benar.

1) Klaim link pendaftaran bantuan bibit ikan via Telegram

Salah satu unggahan Facebook pada 11 Februari 2026 menyebut “Program Bantuan Bibit Ikan” telah resmi dibuka dan meminta masyarakat mendaftar melalui tautan yang disediakan. Dalam narasinya, unggahan itu menekankan pendaftaran gratis, pendaftaran menggunakan nomor Telegram, serta proses selama dua hari.

Unggahan juga menyertakan poster bertuliskan “Bantuan Bibit Ikan Resmi” dan tombol daftar. Saat menu pendaftaran diklik, pengguna diarahkan ke halaman situs berisi formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama sesuai KTP hingga nomor Telegram aktif. Klaim tautan pendaftaran tersebut dinyatakan tidak benar.

2) Klaim link pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar hingga Juni 2026

Unggahan lain di Facebook pada 13 Januari 2026 mengklaim adanya pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar dari pemerintah dengan masa berlaku hingga Juni 2026. Postingan tersebut memuat kriteria penerima bantuan, seperti petani atau kelompok tani, memiliki kolam atau wadah budidaya, berencana melakukan budidaya ikan air tawar, dan bersedia mengikuti bimbingan teknis.

Unggahan menyertakan menu daftar yang mengarah ke tautan tertentu. Tautan itu membawa pengguna ke halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, termasuk nama dan nomor Telegram. Klaim pendaftaran tersebut dinyatakan tidak benar.

3) Klaim link pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar dari KKP

Klaim serupa juga muncul dalam unggahan Facebook pada 1 November 2025. Postingan itu menyebut “program pemerintah tahun anggaran 2025” dan mengajak masyarakat mendaftar bantuan budidaya ikan air tawar. Poster yang disertakan memuat kriteria penerima bantuan dan menyebut bantuan berlaku sampai bulan Desember.

Unggahan turut mencantumkan tautan pendaftaran. Klaim tautan pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar tersebut juga dinyatakan tidak benar.

Dengan maraknya tautan pendaftaran yang meminta data pribadi dan mengatasnamakan program bantuan ikan, masyarakat diimbau lebih waspada terhadap informasi serupa yang beredar di media sosial.