Program bantuan pemerintah berupa bibit ayam kembali dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan hoaks di media sosial. Sejumlah unggahan menawarkan “pendaftaran” bantuan bibit ayam dengan menyertakan tautan yang mengarahkan pengguna ke laman tertentu dan meminta data pribadi.
Kementerian Pertanian (Kementan) mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan berkedok bantuan ternak atau bibit ayam. Kementan menegaskan, informasi mengenai bantuan hanya berasal dari akun resmi Kementerian Pertanian dan situs www.pertanian.go.id.
Berikut rangkuman beberapa hoaks yang beredar terkait bantuan bibit ayam dari pemerintah.
1) Klaim link pendaftaran bantuan bibit ayam tahun 2026
Salah satu unggahan di Facebook pada 5 Februari 2026 menyebarkan klaim “Program Pemerintah Tahun Anggaran 2026” berupa bantuan bibit ayam untuk masyarakat Indonesia. Unggahan tersebut disertai poster bertuliskan “Bantuan Bibit Ayam Ternak Program Peduli Peternak” dan ajakan “Daftar sekarang”.
Dalam unggahan itu terdapat tautan yang mengarahkan ke halaman situs berisi formulir pendaftaran. Laman tersebut meminta sejumlah identitas pribadi, termasuk nama dan nomor Telegram.
2) Klaim tautan pendaftaran bantuan bibit ayam 2026 untuk masyarakat
Unggahan serupa kembali muncul di Facebook pada 24 Januari 2026. Konten tersebut juga mengatasnamakan program pemerintah tahun anggaran 2026 dan menampilkan poster yang mencantumkan daftar bantuan, antara lain DOC (day old chick), pakan ternak, imunisasi dan pelatihan beternak, serta modal usaha.
Unggahan ini menyertakan menu pendaftaran yang, ketika diklik, mengarah ke situs yang meminta data pribadi seperti nama dan nomor Telegram.
3) Klaim tautan pendaftaran bantuan bibit ayam tahun anggaran 2025
Pada 1 November 2025, beredar pula postingan yang mengklaim adanya tautan pendaftaran bantuan bibit ayam tahun anggaran 2025. Unggahan tersebut menampilkan poster serupa yang mencantumkan DOC, pakan ternak, imunisasi dan pelatihan beternak, serta modal usaha.
Postingan itu menyertakan tautan pendaftaran yang saat dibuka mengarah ke halaman situs berisi formulir digital dan meminta data pribadi, termasuk nama dan nomor Telegram.
Imbauan kewaspadaan
Kementan mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap tautan pendaftaran bantuan bibit ayam yang beredar di media sosial, terutama yang meminta identitas pribadi. Masyarakat diminta memastikan informasi bantuan hanya melalui kanal resmi Kementerian Pertanian dan situs www.pertanian.go.id.

