Golkar Jatim Serap Aspirasi Komunitas Gereja, Soroti Infrastruktur Sekolah dan Layanan Publik

Golkar Jatim Serap Aspirasi Komunitas Gereja, Soroti Infrastruktur Sekolah dan Layanan Publik

DPD Partai Golkar Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk membenahi infrastruktur pendidikan serta meningkatkan kualitas layanan publik setelah menyerap aspirasi masyarakat melalui forum dialog bersama komunitas gereja se-Jawa Timur, Selasa.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi mengatakan forum tersebut digelar sebagai sarana menjaring persoalan riil di masyarakat sekaligus memastikan keterwakilan aspirasi dari berbagai kelompok.

“Forum ini bukan sekadar seremonial, tetapi ruang untuk menyerap langsung dinamika di masyarakat, termasuk dari komunitas gereja,” kata Ali.

Ia menyebutkan hasil dialog akan dipetakan sesuai kewenangan partai, baik melalui jalur legislatif maupun koordinasi dengan pemerintah daerah, agar dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan yang konkret. Menurutnya, penyerapan aspirasi perlu disertai langkah nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam pertemuan itu, isu infrastruktur pendidikan menjadi salah satu sorotan utama. Perwakilan dari Kabupaten Jombang, Debrina Puspita, menyampaikan kondisi sarana dan prasarana sekolah YBPK yang dinilai belum memadai. Ia menyebut sejumlah bangunan sekolah sudah berusia tua dan mengalami kerusakan, namun belum mendapatkan penanganan optimal dari pemerintah.

“Kondisi ini berdampak pada kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar. Kami berharap ada perhatian serius agar fasilitas pendidikan lebih layak,” ujarnya.

Selain infrastruktur sekolah, peserta forum juga menyoroti sejumlah persoalan layanan publik di daerah, mulai dari akses administrasi hingga pemerataan program pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu, perwakilan Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) Jawa Timur, Pendeta Bayu, mengapresiasi inisiatif dialog tersebut karena dinilai membuka ruang komunikasi antara komunitas keagamaan dan partai politik.

Ia berharap forum serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan agar aspirasi masyarakat terus terakomodasi dan dapat ditindaklanjuti secara konkret.