Gerakan Rakyat Usung Transparansi Keuangan Terbuka untuk Bangun Kepercayaan Publik

Gerakan Rakyat Usung Transparansi Keuangan Terbuka untuk Bangun Kepercayaan Publik

Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menegaskan pentingnya peran partai politik sebagai instrumen yang sah dalam melahirkan produk hukum dan undang-undang di Indonesia. Menurutnya, upaya memperbaiki regulasi di tingkat negara tidak bisa dilepaskan dari peran partai politik.

Pernyataan itu disampaikan Sahrin saat menjadi narasumber dalam tayangan podcast bersama Muhammad Syukur Mandar di kanal YouTube @BangSyukurMandar pada 21 Maret 2026. Dalam keterangannya yang dikutip Kamis (26/3/2026), Sahrin menilai produk politik yang berdampak pada kehidupan masyarakat pada akhirnya lahir dari proses politik melalui partai.

“Karena kita tahu bahwa produk-produk politik yang berupa undang-undang itu, itu kan memang hasil dari sebuah produk politik yang sumbernya itu adalah melalui partai politik. Nah, sehingga tidak ada jalan lain yang kami lihat, kecuali melalui partai politik,” ujar Sahrin.

Di sisi lain, Sahrin menyoroti kondisi partai politik yang dinilainya tengah mengalami krisis kepercayaan. Dalam konteks itu, ia menyebut Gerakan Rakyat ingin memposisikan diri sebagai organisasi yang layak dipercaya publik dengan mengedepankan integritas dan sistem meritokrasi.

“Oleh karena itu, kami kira bahwa dengan kondisi partai politik yang seperti ini, yang tidak dipercaya, nah kita ingin membangun sesuatu yang lain, bahwa partai ini layak dipercaya. Partai ini ingin membangun integritas, partai ini ingin mentradisikan meritokrasi,” katanya.

Sebagai langkah konkret, Sahrin menyebut sejak dideklarasikan dan dilantiknya pengurus DPP pada 27 Februari 2025, Gerakan Rakyat mengusung dua pilar utama, yakni transparansi keuangan dan transparansi kebijakan. Ia mengatakan arus kas organisasi dipublikasikan secara berkala melalui media sosial setiap bulan.

“Transparansi keuangan sejak dideklarasikan atau dilantik pengurus DPP pada 27 Februari 2025, tanggal 5 Maret 2025 sampai dengan saat ini, kita terbuka soal laporan keuangan. Jadi, kas dan operasional dan keuangan masuk dan keluar dari gerakan rakyat ini, itu dapat dilihat secara terbuka melalui sosial media setiap tanggal 5,” ungkapnya.

Menurut Sahrin, keterbukaan itu dapat diakses masyarakat melalui platform digital resmi seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. Ia juga menekankan laporan keuangan tersebut tidak hanya berupa angka, tetapi akan diperkuat melalui audit profesional.

“Kita terbuka diaudit akuntan publik. Dibuat laporan secara terbuka dan Insyaallah dalam waktu dekat kita akan rilis juga laporan dari akuntan publik,” pungkas Sahrin.