Malang, Jawa Timur—Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) mencatat tonggak baru melalui Program Doktor (S3) Teknik Elektro dengan meluluskan doktor pertamanya. Sidik Nurcahyo, S.T., M.T., dinyatakan lulus setelah mempertahankan disertasi dalam ujian terbuka pada 21 Januari 2026.
Dalam disertasi berjudul Inovasi Peningkatan Efisiensi Pemanen Energi Sel Surya menggunakan Metode Pengisian Kapasitor Bertahap dan Pemindahan Muatan, Sidik meneliti upaya memaksimalkan pemanenan listrik dari panel surya di tengah perubahan kondisi lingkungan. Ia menjelaskan bahwa keluaran panel surya dipengaruhi intensitas cahaya, cuaca, dan beban, sehingga diperlukan sistem kendali yang dapat beradaptasi.
Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan MPPT (Maximum Power Point Tracking), yakni sistem yang menjaga panel surya bekerja pada titik daya paling optimal. Metode yang diusulkan Sidik ditujukan agar proses pelacakan titik daya maksimum tetap stabil meskipun terjadi fluktuasi kondisi lapangan.
Berdasarkan hasil simulasi, pendekatan yang dikembangkan dinilai lebih unggul dibanding metode konvensional Perturb & Observe (P&O) yang selama ini banyak digunakan. Temuan ini disebut berpotensi membuat sistem tenaga surya lebih efisien, stabil, dan andal untuk berbagai kebutuhan, mulai dari rumah tangga, industri, hingga pembangkit berbasis energi terbarukan.
Sidik dibimbing oleh Prof. Ir. Hadi Suyono, Ph.D. sebagai promotor, dengan Prof. Dr. Ir. Rini Nur Hasanah dan Dr. Muhammad Aziz Muslim sebagai ko-promotor. Tim penguji terdiri dari Prof. Didik Rahadi Santoso, Dr. Mochammad Rusli, serta penguji luar negeri Prof. Ir. Dr. Hazlie bin Mokhlis.
Dalam ujian terbuka tersebut, Direktur Politeknik Negeri Malang, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, turut hadir dan menyampaikan ucapan selamat. Kehadiran ini disebut menjadi simbol sinergi antara perguruan tinggi dan institusi vokasi dalam penguatan sumber daya manusia berbasis riset.
Selain disertasi, Sidik juga menghasilkan publikasi ilmiah serta paten sederhana terkait sistem MPPT fotovoltaik. Capaian ini menjadi bagian dari dorongan Program Doktor Teknik Elektro UB agar riset tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi juga memiliki peluang penerapan.
Sidik saat ini berkiprah sebagai dosen di Politeknik Negeri Malang dan menempuh seluruh jenjang pendidikannya di Universitas Brawijaya, yakni S1 pada 2001, S2 pada 2009, dan S3 pada 2026.
Kelulusan doktor pertama ini menandai perkembangan Program Doktor Teknik Elektro UB yang diarahkan menjadi pusat riset, khususnya pada bidang energi terbarukan, sistem kendali, dan elektronika daya.

