Rumor mengenai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meninggal dunia beredar luas di media sosial. Kabar itu mencuat setelah media Iran, Tasnim, menerbitkan artikel yang memuat spekulasi bahwa Netanyahu mengalami cedera atau bahkan telah meninggal dunia.
Spekulasi tersebut muncul karena belakangan Netanyahu tidak terlihat hadir di hadapan publik secara langsung. Di tengah kabar yang belum terkonfirmasi kebenarannya itu, beredar pula sebuah foto yang menampilkan Netanyahu dengan wajah luka parah, disebut-sebut sedang dievakuasi dari reruntuhan gedung.
Namun, penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan bahwa foto tersebut bukan dokumentasi peristiwa nyata. Berdasarkan pemeriksaan, gambar itu merupakan rekayasa berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Foto yang dimaksud dibagikan oleh sejumlah akun Facebook. Dalam gambar tersebut tampak beberapa orang mengevakuasi sosok yang disebut sebagai Netanyahu, dengan kondisi wajah terlihat mengalami luka parah.
Tim Cek Fakta Kompas.com menyatakan tidak menemukan foto kredibel yang menunjukkan Netanyahu mengalami cedera ataupun meninggal dunia dalam serangan Iran ke wilayah Israel. Untuk menguji keaslian gambar yang beredar, tim melakukan pemeriksaan menggunakan Hive Moderation, perangkat yang dapat mendeteksi apakah sebuah gambar dihasilkan oleh AI.
Hasilnya, foto tersebut terdeteksi sebagai gambar buatan AI, dengan probabilitas sebagai AI generatif sebesar 93,7 persen. Pemeriksaan tambahan menggunakan perangkat “Was it AI” juga menunjukkan bahwa foto tersebut bukan hasil jepretan asli, melainkan AI generatif.
Dalam laporan terpisah yang dikutip dari CNN, disebutkan bahwa informasi mengenai dampak serangan Iran ke wilayah Israel tidak banyak tersedia secara gamblang. Setiap wartawan maupun warga di Israel berada di bawah pengawasan sensor militer dengan alasan keamanan nasional. Aturan itu memberi wewenang kepada pemerintah untuk melarang pelaporan atau penyiaran materi apa pun yang dinilai dapat mengungkap informasi sensitif dan membahayakan kepentingan Israel.
Dengan demikian, foto yang menampilkan Netanyahu dievakuasi dari reruntuhan gedung dalam kondisi luka parah dipastikan merupakan hasil rekayasa AI. Hingga Senin (16/3/2026), tidak ada foto kredibel yang menunjukkan Netanyahu mengalami luka parah akibat serangan Iran.

