Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Seminar Nasional bertema “Integritas Penyelenggara Pemilu dan Masa Depan Demokrasi Indonesia” sebagai bagian dari upaya penguatan penyelenggaraan demokrasi di Sulawesi Utara. Kegiatan ini berlangsung akhir pekan lalu di lantai 4 Rektorat Unsrat.
Seminar menghadirkan Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Dr I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, sebagai pemapar utama. Acara diikuti penyelenggara pemilu dari berbagai daerah di Sulawesi Utara, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tingkat provinsi serta kabupaten/kota. Sejumlah perwakilan partai politik dan civitas akademika Fisip Unsrat juga turut hadir.
Dalam forum tersebut, Ketua Bawaslu Sulawesi Utara Dr Ardiles Mewoh, Ketua KPUD Sulawesi Utara Kenly Poluan, serta Ketua Panitia Jovano Palenewen turut menyampaikan pandangan.
Dr I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menegaskan pentingnya integritas dalam penyelenggaraan pemilu. Ia berharap pengamat dan pelaksana pemilu dapat menjaga integritas serta saling mengingatkan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam penyelenggaraan negara.
Menurutnya, integritas mencakup kemandirian, kejujuran, akuntabilitas, dan profesionalisme. Ia menilai aspek tersebut penting karena pemilu yang diselenggarakan oleh KPU dan Bawaslu akan menghasilkan pejabat-pejabat strategis di negara. Karena itu, penyelenggaraan pemilu perlu memastikan kualitas proses agar pemimpin yang terpilih dapat menjalankan pemerintahan dengan baik.
Ia juga menyampaikan bahwa integritas penyelenggara pemilu berpengaruh langsung terhadap meningkatnya kepercayaan publik. Dampaknya, kata dia, dapat mendorong legitimasi demokrasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
Seminar nasional itu disebutnya sebagai momentum evaluasi bersama. Ia menekankan pentingnya masukan dari akademisi, mahasiswa, serta penyelenggara pemilu. DKPP, lanjutnya, berupaya hadir lebih optimal dalam mengawal etika penyelenggara pemilu dan pihak-pihak yang berkaitan dengan kepemiluan demi penguatan demokrasi di Indonesia.