DPUPR Nilai Pameran Properti Karanganyar Berjalan Positif, RDTR Disebut Perkuat Kepastian Investasi

DPUPR Nilai Pameran Properti Karanganyar Berjalan Positif, RDTR Disebut Perkuat Kepastian Investasi

KARANGANYAR — Pameran properti yang digelar di Kabupaten Karanganyar dinilai berhasil memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dan asosiasi pengembang. Kegiatan tersebut juga disebut berpotensi menjadi pintu masuk meningkatnya minat investasi di sektor properti.

Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karanganyar, Sri Danarto Latno Kusumo, mengatakan penyelenggaraan pameran berjalan positif dan menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha.

“Evaluasinya bagus. Kolaborasi antara Pemkab dengan asosiasi sudah berjalan dengan baik. Ke depan sebaiknya dikembangkan lagi, tidak berhenti di tahun ini saja. Tahun depan kami berharap dapat kembali menginisiasi kerja sama untuk event-event seperti ini,” ujarnya, Minggu (12/7/2026) malam.

Menurut Sri Danarto, pameran tidak hanya menjadi ajang promosi bagi para pengembang, tetapi juga mampu menarik perhatian calon investor yang ingin menanamkan modal di Karanganyar.

Ia menjelaskan, peluang investasi dinilai semakin terbuka seiring diterbitkannya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk sejumlah wilayah strategis di Kabupaten Karanganyar.

“Event seperti ini otomatis membuka peluang investasi. Apalagi sekarang sudah ada RDTR Kecamatan Karanganyar Kota yang mencakup wilayah Jaten, Karanganyar, dan sebagian Tasikmadu. Ini memberikan kepastian hukum dan kepastian investasi bagi para investor,” katanya.

Sri Danarto menambahkan, keberadaan Peraturan Bupati tentang RDTR yang diterbitkan pada 2024 menjadi landasan penting dalam menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif. Dengan kepastian tata ruang, investor dinilai memiliki acuan yang lebih jelas dalam merencanakan pembangunan maupun pengembangan kawasan.

Pemkab Karanganyar berharap sinergi dengan asosiasi pengembang dapat terus berlanjut guna mendorong pertumbuhan sektor properti, meningkatkan investasi, serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.