Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan Whistleblowing System (WBS) menjadi langkah penting untuk membangun budaya transparansi dan akuntabilitas di dunia pendidikan.
WBS tersebut resmi diluncurkan di sela penutupan kegiatan Polisi Keamanan Sekolah (PKS) yang berlangsung di Bundaran Besar Palangka Raya.
Menurut Reza, sistem ini dirancang sebagai kanal pengaduan bagi peserta didik untuk melaporkan berbagai persoalan di lingkungan sekolah, mulai dari perundungan, kekerasan, pelanggaran tata tertib, hingga bentuk penyimpangan lainnya.
“Setiap laporan yang masuk nantinya akan ditindaklanjuti secara terukur dan profesional,” kata Muhammad Reza Prabowo di Palangka Raya, Selasa, 17 Februari 2026.
Ia menyatakan, langkah itu diambil untuk memastikan tidak ada lagi kasus yang terabaikan di lingkungan sekolah.

