Dindik Banyumas Terapkan SPMB Online untuk SD Mulai Tahun Ajaran 2026

Dindik Banyumas Terapkan SPMB Online untuk SD Mulai Tahun Ajaran 2026

Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) pada tahun ajaran 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan transparansi, efektivitas, serta memudahkan akses layanan pendidikan bagi masyarakat.

Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Muhamad Robani, mengatakan pelaksanaan SPMB tahun ini dilakukan melalui dua pola, yakni luring (offline) dan daring (online). Menurutnya, sistem luring selama ini sudah umum diterapkan, namun masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama di wilayah perkotaan seperti Purwokerto.

Ia menyebut masih ada stigma di kalangan sebagian wali murid yang cenderung memilih sekolah tertentu karena dianggap sebagai “sekolah favorit”. Selain itu, aspek transparansi, efektivitas, dan efisiensi juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan penerimaan murid baru.

Robani menjelaskan, penerapan sistem daring dipilih untuk mengurangi hambatan yang kerap muncul pada pendaftaran langsung. Melalui SPMB Online, proses penerimaan diharapkan menjadi lebih transparan, efektif, efisien, mudah, murah, serta mendekatkan masyarakat pada layanan pendidikan.

Terkait mekanisme pendaftaran, masyarakat nantinya dapat mengakses laman resmi SPMB yang akan disosialisasikan oleh Dinas Pendidikan. Di laman tersebut tersedia dua pilihan layanan, yakni SPMB SD berwarna merah dan SPMB SMP berwarna biru.

Robani mengingatkan orang tua agar memperhatikan jadwal karena terdapat dua tahapan utama, yaitu pembuatan akun dan pendaftaran. Tahap pembuatan akun dijadwalkan berlangsung pada 15–19 Juni 2026 pada jam kerja. Berbeda dari tahun sebelumnya yang memungkinkan akses kapan saja, tahun ini proses pembuatan akun dibatasi sesuai jam operasional pelayanan.

Setelah pembuatan akun, tahapan pendaftaran murid baru dijadwalkan pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 1 Juli 2026. Masyarakat juga dapat memantau perkembangan proses penerimaan, termasuk jurnal seleksi, melalui laman SPMB yang disediakan.

Penerapan SPMB Online SD diharapkan dapat menghadirkan layanan pendidikan yang lebih terbuka dan akuntabel, sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses proses penerimaan peserta didik baru di Kabupaten Banyumas.