Dies Natalis ke-26, Swiss German University Tegaskan Komitmen Pendidikan Berperspektif Global

Dies Natalis ke-26, Swiss German University Tegaskan Komitmen Pendidikan Berperspektif Global

Swiss German University (SGU) merayakan Dies Natalis ke-26 pada 22 Januari 2026 dengan tema “Shaping the Future, Impacting Globally”. Tema tersebut disebut menjadi refleksi komitmen SGU dalam membentuk generasi masa depan yang memiliki daya saing global sekaligus memberi dampak bagi masyarakat.

Berdiri sejak 2000, SGU menyatakan diri sebagai pionir universitas internasional di Indonesia yang menghadirkan pendidikan berkualitas dengan perspektif global dan relevansi lokal. Selama 26 tahun, SGU mencatat capaian melalui kolaborasi lintas sektor, pengembangan program akademik, serta prestasi mahasiswa dan dosen pada tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu kerja sama yang disorot adalah kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang. Dalam program tersebut, SGU menerima 30 mahasiswa asal Kabupaten Tangerang sebagai penerima beasiswa pada Program Studi S1 Komunikasi Digital dan Media. Program ini disebut terlaksana atas inisiasi Yayasan Swiss German bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Untuk memperluas akses pendidikan tinggi, SGU juga meluncurkan Program S1 Nasional Plus pada 2025. Program sarjana ini menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dan memberikan gelar tunggal (single degree) dari Swiss German University.

SGU menyebut keunikan Program S1 Nasional Plus terletak pada integrasi konsep Global Experience ke Jerman yang dapat diikuti mahasiswa melalui beberapa jalur, seperti Au Pair, Ausbildung, Student Exchange, Sommerkurs (Summer School), serta Volunteer Programs (Freiwilligendienst). Dengan skema tersebut, mahasiswa tetap dapat memperoleh pengalaman internasional dalam kerangka program nasional.

Adapun program studi yang ditawarkan pada Program S1 Nasional Plus meliputi Akuntansi, Bisnis Digital, Komunikasi Digital dan Media, Hospitalitas dan Pariwisata Digital, serta Teknik Industri.

Sejumlah prestasi mahasiswa juga dicatat SGU, di antaranya Haykal Kaykobad (Business Management 2025) yang meraih medali emas ice hockey beregu pada SEA Games Thailand 2025. Selain itu, Jason Pradhiyasa Oey, Steven Tjandra, dan Samuel Dave Winoto meraih juara 3 Case Analyst Competition pada Mechanical & Biosystem Fair 2025 di IPB University. Sementara Danielle Nathania Soerjanto (Food Technology 2022) mengikuti Hokkaido University Short Term Exchange Program (HUSTEP) Spring 2025 dengan dukungan JASSO.

Dari sisi dosen dan peneliti, SGU menyebut beberapa penghargaan yang diraih, antara lain Dr. Ir. Charles Lim, B.Sc., M.Sc. sebagai EC-Council’s 2025 Academia Instructor of the Year. Aulia Arif Iskandar, S.T., M.T. menerima Ristek Kalbe Science Awards 2025 atas inovasi AI-Powered Smart Portable 5-Lead ECG Device. Sementara Dr.-Ing. Evita H. Legowo memperoleh penghargaan Srikandi Bioenergi Indonesia dari Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI).

Kontribusi riset SGU terhadap masyarakat juga disebut tercermin melalui dua produk inovasi, Kemirich Gold dan Rhisoya, yang mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kedua produk tersebut dipilih untuk mendukung program penanggulangan stunting pada anak dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Tangerang.

Kemirich Gold merupakan minyak kemiri tinggi omega yang dikembangkan oleh Assoc. Prof. Dr. Hery Sutanto, S.Si., M.Si. sebagai alternatif sumber omega untuk mendukung tumbuh kembang anak, khususnya sebagai pengganti minyak ikan. Sementara Rhisoya merupakan bumbu tabur tinggi protein berbahan dasar tempe semangit yang dikembangkan oleh Assoc. Prof. Maria Dewi P.T. Gunawan Puteri, M.Sc., Ph.D., dengan kandungan protein hingga 70%, cita rasa gurih alami, dan mudah dikonsumsi dalam menu harian anak.

Rektor Swiss German University, Assoc. Prof. Dr. Dipl-Ing. Samuel P. Kusumocahyo, mengatakan Dies Natalis ke-26 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan arah strategis kampus ke depan. “Selama 26 tahun, SGU berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya berstandar internasional, tetapi juga relevan dengan kebutuhan bangsa. Tema Shaping the Future, Impacting Globally mencerminkan semangat kami untuk mencetak lulusan yang siap bersaing secara global sekaligus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah daerah, industri, dan mitra internasional, serta penguatan riset terapan dan inovasi sosial, akan terus menjadi fokus SGU dalam menjawab tantangan masa depan.

Saat ini, SGU memiliki tiga fakultas, yakni Faculty of Business and Communication, Faculty of Life Sciences and Technology, serta Faculty of Engineering and Information Technology. SGU menyelenggarakan 16 program studi S1 internasional, 5 program studi S1 Nasional Plus, dan 6 program studi S2. Salah satu program unggulan yang disebut adalah program double degree melalui kerja sama dengan universitas terakreditasi di Jerman, Swiss, Amerika Serikat, Taiwan, dan Korea Selatan.

Melalui peringatan Dies Natalis ke-26, SGU menegaskan kembali perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus berinovasi, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam membentuk masa depan yang berkelanjutan serta berdampak global.