Deretan Hoaks yang Mencatut Nama Alfamart di Media Sosial

Deretan Hoaks yang Mencatut Nama Alfamart di Media Sosial

Nama Alfamart kembali dicatut dalam sejumlah informasi palsu yang beredar di media sosial. Hoaks tersebut muncul dalam berbagai tema, mulai dari isu kebijakan pemerintah hingga iming-iming hadiah dan pembagian uang.

Berikut rangkuman beberapa hoaks yang mencatut nama Alfamart sebagaimana ditemukan dalam penelusuran cek fakta.

1. Klaim Menteri Desa akan menutup Indomaret dan Alfamart demi koperasi desa
Di Facebook beredar unggahan yang mengklaim Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto akan menutup Indomaret dan Alfamart demi koperasi desa. Unggahan itu disebut beredar sejak beberapa waktu lalu, salah satunya diposting sebuah akun Facebook pada 23 Februari 2026.

Dalam unggahan tersebut terdapat foto Mendes disertai narasi: “Menteri Desa akan Tutup Alfamart - Indomaret Demi Koperasi Desa.” Klaim ini kemudian menjadi objek klarifikasi dalam artikel cek fakta.

2. Klaim Alfamart membagikan 280 kulkas dan mesin cuci yang tidak bisa dijual karena penyok
Hoaks lain beredar di Facebook yang menyebut Alfamart membagikan 280 kulkas dan mesin cuci yang diklaim tidak dapat dijual karena goresan dan penyok kecil. Unggahan itu disebut beredar sejak awal pekan, dan salah satunya diposting pada 1 September 2025.

Dalam narasi unggahan, pengikut diminta mengetik “@” dan menekan tombol sorotan, lalu disebut akan ada pengumuman pemenang pada 5 September 2025. Di kolom komentar, akun tersebut juga menambahkan arahan bahwa pemenang akan dihubungi melalui Messenger serta mengajak pengguna menyukai halaman untuk informasi terbaru. Klaim ini juga menjadi materi pemeriksaan cek fakta.

3. Klaim pemilik Alfamart membagikan uang puluhan juta rupiah di TikTok
Di TikTok, beredar pula unggahan yang mengklaim pemilik Alfamart, Djoko Susanto, membagikan uang dalam jumlah besar untuk merayakan akun pertamanya di media sosial. Unggahan itu disebut beredar sejak awal pekan dan salah satunya diposting pada 16 September 2024.

Dalam unggahan tersebut terdapat video yang disertai narasi “pemilik Alfamart berbagi untuk orang yang membutuhkan..” dan menyebut akan ada pembagian uang Rp 20 juta. Klaim ini turut diperiksa melalui artikel cek fakta.

Rangkaian hoaks tersebut menunjukkan bagaimana nama perusahaan ritel kerap digunakan untuk menarik perhatian warganet. Masyarakat diimbau lebih waspada terhadap unggahan yang mencatut nama merek terkenal, terutama yang berisi klaim kebijakan ekstrem atau menjanjikan hadiah dan uang.