Departemen Urusan Politik Terima Artefak Petugas Polisi Gugur dan Kasus Teladan dari Dong Nai-Dong Thap

Departemen Urusan Politik Terima Artefak Petugas Polisi Gugur dan Kasus Teladan dari Dong Nai-Dong Thap

Departemen Urusan Politik Kementerian Keamanan Publik menerima sejumlah artefak yang berkaitan dengan petugas kepolisian yang gugur saat bertugas dari Provinsi Dong Nai dan Dong Thap, serta artefak dari sejumlah peristiwa dan kasus yang dinilai menandai prestasi kepolisian.

Dalam upacara penyerahan, Mayor Jenderal Le Hong Hiep selaku Wakil Direktur Departemen Urusan Politik menerima artefak milik para martir Le Thanh Tam, Ho Tan Duong, Tran Nguyen Hieu, dan Huynh Tri Phuc—para perwira dan prajurit Kepolisian Provinsi Dong Nai yang gugur saat menjalankan tugas. Artefak juga diterima dari Thai Ngo Hieu, perwira pada Departemen Pencegahan Kebakaran dan Penyelamatan Kepolisian Provinsi Dong Nai.

Le Thanh Tam, lahir 1986, tercatat mulai bertugas di Kepolisian Provinsi Dong Nai sejak 2005 sebagai relawan pada Unit Perlindungan dan Mobil Kepolisian. Setelah menyelesaikan wajib militer, ia direkrut pada Agustus 2008 dan bertugas di Tim Kepolisian Administrasi untuk Ketertiban Umum di Kepolisian Distrik Dinh Quan. Ia kemudian mengikuti pendidikan di Sekolah Menengah Atas Kepolisian Rakyat II pada Oktober 2009 dan menjalani magang sejak Mei 2011 di Tim Investigasi Kriminal untuk Ketertiban Umum, Kepolisian Distrik Cam My. Pada 19 Juli 2011, saat mengejar sekelompok perampok di Komune Long Giao (Distrik Cam My), ia berupaya menundukkan para tersangka. Dalam perkelahian, tersangka melepaskan tembakan dan menewaskannya di tempat. Artefak milik Le Thanh Tam diserahkan oleh pihak keluarga.

Huynh Tri Phuc, lahir 1989, merupakan anggota pasukan keamanan tingkat akar rumput di Kota Hiep Phuoc, Distrik Nhon Trach, Provinsi Dong Nai. Pada 31 Maret 2025 pukul 18.50, setelah menerima laporan pencurian di Grup 11, Lingkungan Phuoc Kieng, ia bersama rekan segera menuju lokasi. Dalam pengejaran serta pengawalan tersangka ke kantor polisi kota, tersangka melawan dengan pisau dan melukainya parah. Phuc sempat dilarikan ke rumah sakit, namun meninggal dunia akibat luka yang diderita.

Dari Dong Thap, artefak terkait Ho Tan Duong (lahir 1986), yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Tim Investigasi Kejahatan Kriminal, Ekonomi, dan Narkoba Kepolisian Distrik Lap Vo, turut diserahkan. Pada 4 Agustus 2022 siang, ketika mengejar dua tersangka pencurian, ia menghadapi perlawanan sengit dan mengalami luka-luka. Ia dilaporkan wafat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Artefak juga berkaitan dengan Tran Nguyen Hieu (lahir 1990), petugas polisi di Komune Binh Thanh, Distrik Lap Vo, Dong Thap. Pada 2 Juli 2010 sekitar pukul 03.00, saat berpatroli di terminal feri Vam Cong, ia mendapati seorang tersangka memanjat ke kabin bus penumpang yang berhenti untuk membeli tiket feri dengan tujuan mencuri. Saat berupaya menangkap dan mengejar tersangka yang melawan dan mencoba kabur, ia tertabrak truk yang melaju kencang dan mengalami luka serius. Ia dibawa ke rumah sakit oleh rekan serta warga, namun meninggal pada pukul 05.00 di hari yang sama.

Sementara itu, Thai Ngo Hieu (lahir 1989), perwira Departemen Kepolisian Pencegahan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi Dong Nai, disebut dalam kaitan dengan peristiwa penyelamatan empat korban dalam insiden tenggelam di pantai di Ba Ria–Vung Tau. Artefak miliknya turut dipresentasikan dalam upacara tersebut.

Panitia juga menerima artefak dari sejumlah kasus teladan yang dikaitkan dengan prestasi Kepolisian Provinsi Dong Nai, termasuk Kasus 920G yang membongkar jaringan besar pencampuran dan penjualan bensin palsu dan tidak standar di berbagai provinsi dan kota pada malam 6 Februari 2021, serta Kasus 1220Q yang memberantas jaringan perdagangan narkoba lintas negara pada 5 Februari 2021. Selain itu, artefak dari kepolisian distrik Duc Hoa dan Duc Hue serta Kepolisian Provinsi Long An juga diterima. Dalam kesempatan itu, Tran Tien Dat selaku Wakil Direktur Kepolisian Provinsi Dong Nai mempresentasikan barang bukti yang mewakili sejumlah kasus tersebut.

Dalam sambutannya, Mayor Jenderal Le Hong Hiep menyatakan artefak yang diterima merupakan koleksi berharga yang akan dipamerkan dalam sistem Museum Keamanan Publik Rakyat, terutama menjelang peringatan ke-80 Hari Tradisional Pasukan Keamanan Publik Rakyat pada 19 Agustus 2025.

Ia menambahkan, setiap artefak dipandang sebagai bukti keberanian, loyalitas, dan dedikasi petugas Keamanan Publik Rakyat dalam menjalankan tugas. Artefak-artefak itu juga disebut sebagai tambahan penting bagi pameran museum untuk mendukung promosi dan pendidikan tradisi, sekaligus berkontribusi pada pembangunan pasukan kepolisian yang teratur, elit, dan modern.