Sebuah video yang beredar di media sosial mengeklaim adanya program dana hibah “Al Bayti” bagi warga Malaysia. Dalam narasinya, dana hibah tersebut disebut berasal dari Arab Saudi dan masyarakat diminta mengakses tautan di bagian bio akun pengunggah untuk memperoleh informasi lebih lanjut.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan klaim itu tidak benar. Saat informasi mengenai program dana hibah Al Bayti ditelusuri melalui Google Search, tidak ditemukan keterangan valid yang menunjukkan program tersebut benar-benar ada.
Tim Cek Fakta Kompas.com justru menemukan sejumlah artikel pemeriksa fakta yang menyebut “dana hibah Al Bayti” merupakan bagian dari modus penipuan.
Selain itu, pemeriksaan menggunakan Hive Moderation menunjukkan video yang menampilkan seorang perempuan menyampaikan informasi dana hibah tersebut terdeteksi sebagai konten yang dihasilkan kecerdasan buatan. Probabilitas video itu sebagai AI generatif disebut mencapai 99,9 persen.
Kesimpulannya, video yang menginformasikan program dana hibah Al Bayti untuk warga Malaysia merupakan konten hasil manipulasi dan mengarah pada penipuan. Hingga penelusuran dilakukan, tidak ada informasi valid mengenai keberadaan program dana hibah Al Bayti.