Sebuah unggahan di TikTok yang mengklaim Presiden Donald Trump akan membebaskan Presiden Venezuela Nicolas Maduro jika Indonesia mengizinkan Aceh merdeka ramai diperbincangkan warganet. Unggahan tersebut memuat narasi bahwa pembebasan pemimpin Venezuela itu menjadi imbalan atas kemerdekaan Aceh.
Hingga Kamis (12/2/2026), unggahan itu tercatat meraih 1.136 tanda suka, 56 komentar, dan telah dibagikan ulang 106 kali. Narasi yang beredar antara lain berbunyi, “Ronald Trump Akan Pulangkan - Presiden Venezuela Maduro Jika Indonesia Lepaskan Aceh.”
Namun, hasil penelusuran pemeriksa fakta dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) melalui platform TurnBackHoax menyimpulkan klaim tersebut tidak berdasar. MAFINDO menyatakan tidak ditemukan bukti pernyataan Trump seperti yang diklaim dalam pemberitaan kredibel maupun dalam pernyataan resmi pemerintah mana pun.
Pencarian dengan kata kunci terkait juga mengarah pada sejumlah berita lain yang membahas situasi politik Venezuela dan kritik terhadap tindakan tertentu. Meski demikian, tidak ada informasi yang mendukung narasi bahwa Trump menjanjikan pembebasan Presiden Venezuela dengan syarat Indonesia membiarkan Aceh merdeka.
MAFINDO menilai, informasi semacam ini mudah menyebar karena menggunakan narasi sensasional dan provokatif, mengaitkan nama tokoh dunia dengan isu sensitif wilayah, serta tidak disertai sumber resmi atau kutipan langsung. Penyebarannya melalui platform media sosial turut membuat klaim tersebut cepat viral tanpa verifikasi.
Isu kemerdekaan Aceh sendiri merupakan topik sensitif dalam sejarah politik Indonesia. Namun, tidak ada hubungan langsung atau kebijakan internasional yang menetapkan pertukaran imbalan terkait kemerdekaan wilayah tertentu sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. Selain itu, isu politik luar negeri seperti hubungan Amerika Serikat dan Venezuela umumnya berjalan melalui jalur diplomatik dan mekanisme resmi, bukan melalui pertukaran imbalan seperti yang dinarasikan.
Dengan demikian, klaim bahwa Donald Trump menjanjikan pembebasan Presiden Venezuela jika Indonesia mengizinkan Aceh merdeka dinyatakan sebagai informasi palsu atau hoaks. Tidak ditemukan bukti sah dari pemerintah AS, media internasional besar, maupun sumber resmi lainnya yang mendukung klaim tersebut.

