Bupati Purworejo Lantik Lima Pimpinan Baznas Periode 2026-2031, Tekankan Amanah dan Transparansi

Bupati Purworejo Lantik Lima Pimpinan Baznas Periode 2026-2031, Tekankan Amanah dan Transparansi

Bupati Purworejo Yuli Hastuti melantik lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purworejo untuk masa bakti 2026-2031. Dalam pelantikan tersebut, Bupati menekankan pentingnya menjaga amanah, transparansi, dan profesionalisme dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) demi mempertahankan kepercayaan masyarakat.

Lima pimpinan Baznas Kabupaten Purworejo yang dilantik yakni Fathkurrahman, Chabib Sholeh, Sutarja, Adi Kurnia Putra, serta Rr Nurul Qomariyah. Mereka sebelumnya telah melalui proses seleksi yang dilanjutkan dengan tahapan asesmen oleh tim dari Baznas Pusat dan Baznas Provinsi Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Yuli Hastuti berharap kepengurusan baru Baznas Purworejo dapat terus meningkatkan tata kelola ZIS agar semakin akuntabel. Ia juga menekankan agar program-program Baznas dijalankan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Selain itu, program-program Baznas diharapkan semakin tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Tidak hanya membantu sesaat, tetapi juga mendukung peningkatan kesejahteraan dan kemandirian umat,” kata Yuli.

Bupati juga menegaskan Pemerintah Kabupaten Purworejo akan terus mendukung upaya Baznas dalam memperkuat kepedulian sosial dan membantu kesejahteraan masyarakat. Dukungan tersebut, menurutnya, sejalan dengan visi “Purworejo Berseri”, terutama dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan religius.

Ia turut mendorong penguatan sinergi antara Baznas, pemerintah daerah, para ulama, dan seluruh elemen masyarakat agar potensi zakat di Kabupaten Purworejo dapat dikelola secara optimal.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah KH Ahmad Darodji menekankan kepada pimpinan Baznas Kabupaten Purworejo agar terus meningkatkan kinerja dan membangun kepercayaan masyarakat dalam menjalankan tugas. Ia juga mendorong sinergi dengan pemerintah daerah maupun pihak lainnya untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan.